Trump Akan Tentukan Nasib Penjualan Chip Canggih Nvidia ke China

2026-01-12 05:12:38
Trump Akan Tentukan Nasib Penjualan Chip Canggih Nvidia ke China
- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sedang mempertimbangkan apakah Nvidia Corp. dapat menjual chip kecerdasan buatan (AI) canggih ke China. Commerce Secretary Howard Lutnick mengatakan, Trump akan menjadi pihak yang mengambil keputusan akhir.Lutnick menambahkan bahwa Trump menerima masukan dari banyak penasihat dalam mempertimbangkan opsi ekspor tersebut.Menurut Lutnick, Trump memahami Presiden China Xi Jinping "paling baik". Sebelumnya, pejabat AS dilaporkan mulai berdiskusi soal kemungkinan Nvidia menjual chip AI H200 ke China.Baca juga: China Batasi Chip Nvidia, Jensen Huang: Kami Tetap Sabar“Keputusan seperti itu berada langsung di meja Donald Trump. Dia yang akan menentukan apakah langkah itu akan dilanjutkan atau tidak,” kata Lutnick dilansir dari Bloomberg, Senin .Lutnick juga menyinggung adanya dilema antara mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga keamanan nasional.“Apakah Anda ingin menjual chip ke China dan membuat mereka tetap memakai teknologi kita, atau mengatakan, ‘Kami tidak akan menjual chip terbaik kami. Kami akan menahan itu dan bersaing dalam perlombaan AI sendiri,’” ujarnya.Jika disetujui, penjualan chip Nvidia H200 ke China akan menjadi pelonggaran besar atas pembatasan yang diterapkan sejak 2022.Baca juga: China Berhasil Bikin Chip AI Analog 1.000x Lebih Kencang dari Nvidia dan AMDKebijakan tersebut dibuat untuk mencegah Beijing dan militernya mengakses teknologi AS yang paling kuat.Langkah itu diperkirakan akan memicu penolakan keras dari kelompok keamanan nasional di Washington dan beberapa anggota Kongres yang mendukung aturan untuk mencegah penjualan tersebut.CEO Nvidia Jensen Huang, yang disebut memiliki hubungan dekat dengan Trump dan sering berkomunikasi dengannya, dikabarkan berupaya agar produknya bisa kembali dijual ke China.Saat ini Nvidia masih tertutup dari pasar China setelah otoritas Beijing meminta perusahaan lokal berhenti membeli chip H20, yakni versi yang lebih lemah dan sebelumnya telah disetujui Trump untuk dijual pada awal tahun ini.Baca juga: Wall Street Tegang Jelang Laporan Nvidia: Gejolak Saham Teknologi Diprediksi Memuncak Pekan IniMenurut Lutnick, Huang memiliki “alasan kuat” untuk mendorong penjualan tersebut. Ia menyebut banyak pihak lain yang mendukung pertimbangan itu.“Ini pertanyaan yang sangat menarik. Trump memiliki seluruh informasi, banyak pakar memberi masukan, dan dia akan menentukan arah selanjutnya,” kata Lutnick.


(prf/ega)