MEDAN, - Polisi menerjunkan anjing pelacak K9 ke lokasi bencana alam longsor dan banjir yang menerjang Sumatera Utara.Anjing tersebut berasal dari tim Mabes Polri di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, pada Senin .Selanjutnya, anjing itu disebar ke berbagai wilayah terdampak longsor dan banjir untuk mencari korban yang masih hilang."Anjing pelacak dengan kemampuan deteksi tinggi ini diharapkan mampu menjangkau area-area sulit yang tertutup lumpur tebal atau reruntuhan material," ujar Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dalam keterangan tertulisnya, Selasa .Baca juga: Update Korban Banjir-Longsor Sumut: 290 Meninggal, 154 Hilang dan 538.792 MengungsiWhisnu juga memastikan seluruh anjing pelacak dari Tim K9 berada dalam kondisi siap."Kecepatan menemukan korban adalah bagian dari menyelamatkan martabat kemanusiaan. Setiap nyawa sangat berharga dan kami bekerja maksimal dengan semua sumber daya yang ada, termasuk K9," tandas Whisnu.Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, per Selasa pukul 08.00, total 290 orang tewas dan 154 hilang akibat banjir dan longsor yang melanda Sumut sejak Senin .Baca juga: Dilema Mahasiswa Aceh karena Banjir: Tak Bisa Pulang Kampung, Rumah Hancur, Orangtua Tak Bisa DihubungiRincian korban hilang terbanyak di Tapanuli Tengah 85 orang, Tapanuli Selatan 38 orang, Tapanuli Utara 17 orang, Humbang Hasundutan 2 orang, dan Kota Sibolga 12 orang.
(prf/ega)
Banjir dan Longsor Sumut, Polisi Terjunkan Anjing Pelacak K9, Cari Korban Hilang
2026-01-12 05:16:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:02
| 2026-01-12 04:20
| 2026-01-12 03:45
| 2026-01-12 03:28










































