Sah, Nvidia Resmi Miliki Sebagian Saham Intel

2026-01-12 05:50:01
Sah, Nvidia Resmi Miliki Sebagian Saham Intel
Ringkasan berita: - Perusahaan semikonduktor Nvidia resmi merampungkan pembelian saham Intel senilai 5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 83,8 triliun (kurs Rp 16.777 saat berita ditulis).Kabar investasi Nvidia ke pesaingnya, Intel, tersebut pertama kali diketahui publik pada pertengahan September 2025. Selang tiga bulan, transaksi tesebut akhirnya selesai.Dalam transaksi tersebut, Nvidia membeli 214,7 juta saham Intel dengan harga 23,28 dollar AS (sekitar Rp 390.568) per saham. Ini membuat Nvidia kini menjadi salah satu pemegang saham Intel dengan kepemilikan sekitar 4 persen.Intel mengonfirmasi bahwa penjualan saham ke Nvidia telah tuntas pada 26 Desember, setelah seluruh proses regulasi disetujui awal bulan ini.Baca juga: Nvidia Beli Saham Intel Rp 82 Triliun, Kolaborasi Bikin Chip PC dan AI Saham tersebut diterbitkan langsung oleh Intel melalui skema private placement, sehingga dana segar masuk langsung ke kas perusahaan tanpa melalui pasar saham terbuka.Private placement ini juga menegaskan bahwa Nvidia tidak memperoleh hak istimewa tambahan, baik dalam bentuk kursi dewan direksi maupun akses informasi khusus. Nvidia hanya memiliki hak yang sama seperti pemegang saham Intel lainnya.Hal terebut dipandang sebagai sinyal kepercayaan besar terhadap Intel, yang dalam beberapa tahun terakhir tengah berupaya bangkit dari tekanan bisnis dan persaingan ketat industri semikonduktor global.Wccftech.com Ilustrasi arsitektur Intel X86.CEO Nvidia Jensen Huang sebelumnya menyebut kolaborasi dengan Intel ini sebagai “kemitraan bersejarah”.Ia mengatakan Nvidia dan Intel telah mengembangkan arsitektur bersama selama lebih dari satu tahun, mencakup pengembangan CPU, server, dan PC untuk mendukung infrastruktur kecerdasan buatan (AI).Ke depan, Intel dan Nvidia berencana mengembangkan berbagai produk bersama untuk data center dan PC.Baca juga: Nvidia Siap Kirim 80.000 Chip AI Canggih H200 ke ChinaSalah satunya adalah CPU x86 khusus rancangan Nvidia untuk ekosistem AI, serta chip PC yang menggabungkan inti CPU Intel dengan pengolah grafis (GPU) Nvidia RTX melalui teknologi NVLink.x86 sendiri adalah arsitektur prosesor yang menjadi fondasi utama komputer dan server modern. Arsitektur ini dikembangkan Intel sejak 1978 dan digunakan secara luas oleh prosesor PC dan laptop, termasuk yang dibuat AMD.Berkat x86, jutaan aplikasi dan sistem operasi seperti Windows dan Linux bisa berjalan tanpa perlu diubah, sehingga ekosistemnya sangat besar dan stabil. Karena kompatibilitasnya yang luas, x86 masih mendominasi dunia PC, server, dan data center.


(prf/ega)