Korupsi KUR Fiktif Rp 2,4 Miliar, Eks Kepala Unit Bank Pelat Merah di Asahan Ditahan

2026-01-14 13:18:57
Korupsi KUR Fiktif Rp 2,4 Miliar, Eks Kepala Unit Bank Pelat Merah di Asahan Ditahan
MEDAN, – Kejaksaan menahan WP (56), mantan kepala unit salah satu bank pelat merah di Cabang Imam Bonjol, Kecamatan Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.WP diduga terlibat dalam kasus korupsi pemberian fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) fiktif yang merugikan negara Rp 2,4 miliar.Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Asahan, Heriyanto Manurung, mengatakan selain WP, pihaknya juga menahan pria berinisial TAS yang berperan sebagai petugas pemasaran kredit mikro di bank pelat merah tersebut. Keduanya ditahan pada Selasa .Kasus yang menjerat keduanya terjadi saat WP masih menjabat sebagai kepala unit pada tahun 2022. Namun, Heriyanto belum merinci secara detail mekanisme dugaan tindak pidana yang dilakukan para tersangka.Baca juga: Buron 8 Bulan, Pegawai Bank Pelat Merah yang Buat KUR Fiktif Ditangkap Kejati SumselIa menyebutkan, WP dan TAS diduga merekayasa pinjaman KUR fiktif dengan memanipulasi data calon debitur."Bahwa tindakan yang dilakukan oleh para tersangka mengakibatkan total kerugian negara sebesar Rp 2.443.675.922," ujar Heriyanto dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa .Untuk proses hukum lebih lanjut, kedua tersangka kini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjung Balai.Keduanya dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 Ayat (1), Ayat (2), dan Ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-14 11:38