Pantai di DIY Jadi Favorit Saat Nataru, Wisatawan Waspada Rip Current!

2026-02-04 17:21:42
Pantai di DIY Jadi Favorit Saat Nataru, Wisatawan Waspada Rip Current!
YOGYAKARTA – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kembali menjadikan destinasi populer seperti pantai, kawasan Malioboro, Candi Prambanan, dan Candi Borobudur sebagai magnet utama wisatawan di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB), Agustin Peranginangin, menyampaikan bahwa empat lokasi tersebut menjadi tujuan favorit setiap tahunnya.Namun, ia menekankan pentingnya kewaspadaan, khususnya bagi wisatawan yang berlibur di kawasan pantai selatan (pansela) DIY.Baca juga: 11 Kuliner Pasar Ngasem Yogyakarta, Makanan Berat hingga Jajanan Manis!“Apalagi wisata pantai, khususnya pansela DIY sangat diminati meski sangat berisiko tinggi,” ujar Agustin, Kamis .Agustin mengingatkan wisatawan untuk tidak bermain air di wilayah yang memiliki rip current (arus balik kuat yang mengalir melalui jalur sempit dari pantai menuju laut lepas).Arus ini berbahaya karena dapat menyeret pengunjung yang berada di zona gelombang pecah tersebut.Baca juga: Waspada Rip Current Saat Wisata ke Pantai Selatan Yogyakarta“Kami dan Ditpolairud Polda DIY melakukan pengamanan karena kami ingin zero accident. Apalagi beberapa hari lalu ada kejadian laka laut,” tegasnya.Kabagbinopsnal Ditpolairud Polda DIY, AKBP Bayu Herlambang, mengatakan bahwa 120 personel dikerahkan untuk memantau kawasan perairan, mulai dari Waduk Sermo hingga Pantai Sadeng.DOKUMENTASI SRI WIL V KP Petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo memasang bendera merah di sepanjang pantai selatan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Petugas masih sering menegur pengunjung yang tetap mandi dan berenang di laut.Ia menyebutkan bahwa titik rip current di Pansela Bantul umumnya muncul di Pantai Parangtritis dan Parangkusumo.“Setiap pagi kita melakukan update dan kita informasikan ke wisatawan. Contoh hari ini ada enam titik, tapi nanti pasti berpindah lagi,” jelas Bayu.Lonjakan wisatawan mulai terlihat di Pantai Parangtritis. Koordinator TPR Parangtritis, Rokhmad Ridwanto, mencatat sekitar 2.500 pengunjung masuk ke kawasan tersebut pada Hari Natal hingga pukul 12.00 WIB.“Semakin sore biasanya semakin banyak wisatawan yang datang,” katanya.Baca juga: Rip Current Seret Belasan Wisatawan di Pantai Drini Gunungkidul, Ini Cara Selamatkan Diri dari Arus Mematikan ItuPeningkatan kunjungan ini diperkirakan terus berlanjut hingga pergantian tahun, seiring meningkatnya minat masyarakat berlibur di kawasan pesisir dan ikon wisata Yogyakarta lainnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Namun, mengingat harga merupakan aspek yang sensitif bagi beberapa pasar berkembang, seperti Indonesia maupun India, vendor ponsel kabarnya bakal menggunakan strategi lain, selain kenaikan harga.Menurut bocoran yang dibagikan di blog Naver Korea Selatan, vendor ponsel kemungkinan memangkas RAM HP. Karena itu, beberapa ponsel dengan RAM 16 GB kemungkinan menjadi produk yang cukup langka.Sebaliknya, ponsel dengan RAM 4 GB justru akan lebih mendominasi ketimbang saat ini. Bocoran itu juga menyebutkan bahwa ponsel dengan RAM 12 GB bisa dipangkas hingga 40 persen, hingga menjadi 6 GB atau 8 GB. Sementara model yang biasanya dibekali RAM 8 GB, dipotong hingga 50 persen menjadi 4 GB atau 6 GB.Sayangnya, walaupun konfigurasi RAM beberapa ponsel tahun depan dipangkas, harganya tetap lebih mahal dibanding model sebelumnya, dilansir Gizmochina.Adapun kenaikan harga HP terjadi sebagian besar karena meningkatnya pemintaan memori di berbagai industri termasuk untuk data center kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga menimbulkan kelangkaan pasokan.Hal tersebut juga diamini oleh Xiaomi, hingga menyatakan bahwa harga produknya tahun depan meningkat.Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia NaikXiaomi sudah mengumumkan rencana kenaikkan harga smartphone baru mulai tahun depan. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing dalam konferensi pers terkait laporan pendapatan perusahaan pada November 2025 lalu.Ia mengataka bahwa keputusan ini diambil karena semakin mahalnya harga chip memori, akibat melonjaknya permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).Tingginya permintaan chip memori untuk server juga membuat perusahaan seperti Samsung, memangkas produksi chip memori termasuk untuk ponsel, dan mengalihkannya ke memori bandwidth tinggi (high bandwidth memory).Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G.

| 2026-02-04 15:58