Strava Year in Sport 2025 Sudah Bisa di Indonesia, Begini Cara Bikinnya

2026-02-08 20:00:22
Strava Year in Sport 2025 Sudah Bisa di Indonesia, Begini Cara Bikinnya
 - Aplikasi pencatat aktivitas olahraga Strava resmi merilis fitur Year in Sport pada 4 Desember 2025 lalu.Fitur ini memungkinkan pengguna melihat ringkasan alias rapor aktivitas mereka di Strava sepanjang tahun, dan kali ini untuk edisi 2025. Mulai 8 Desember, Strava Year in Sport sudah bisa diakses sebagian pengguna, khususnya di Indonesia.Bagi belum kebagian, masih harus bersabar karena menurut keterangan Strava, fitur ini bakal disebar bertahap hingga 23 Januari 2026.Untuk bisa mendapatkan rapor Year in Sport, pengguna harus memiliki setidaknya tiga aktivitas di Strava selama tahun 2025. Berikut cara membuat Strava Year in Sport 2025.Baca juga: Strava Rilis Year in Sport 2025, Sulawesi Utara Jadi Wilayah Paling Rajin Jalan KakiAdapun informasi yang ditampilkan dalam slide mencakup olahraga yang paling digemari pengguna di Strava (Top Sports), tantangan yang paling sukses dilalui (Top Segment), hingga berapa hari pengguna aktif berolahraga secara beruntun (Longest Weekly Streak).Pengguna juga bisa melihat total hari dan durasi jam aktif di tahun ini di Strava, beberapa aktivitas populer yang diikuti, hingga tampilan yang menunjukkan beberapa trofi dan rekor pribadi (personal best) yang pengguna dapat di Strava./Bill Clinten Cara membuat Strava Year in Sport di aplikasi Strava.Pengguna juga bisa menyunting dan menyembunyikan informasi dari rapor "Year in Sport" ketika membaginya ke media sosial.Beberapa informasi yang bisa disembunyikan mencakuip foto profil pengguna dan informasi aktivitas di tahun sebelumnya. Pengguna juga bisa menampilkan rapor untuk aktivitas favorit saja, misalnya lari (running) atau renang (swimming). Jika tampilan dan informasi yang ada di rapor sudah diatur, maka pengguna bisa langsung memamerkannya ke beragam media sosial.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-08 19:29