MEDAN, - Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, mengatakan pihaknya tengah menyiapkan formulasi pengganti ujian akhir sekolah (UAS) bagi siswa terdampak banjir dan longsor di Sumut.Salah satu alternatifnya adalah dengan memberi tugas soal esai."Jadi, ada beberapa alternatif yang bisa kami ambil supaya anak-anak ini juga tetap bisa mengikuti ujian yang sedang berlangsung saat ini. Bisa (saja penggantinya) dia siswa membuat esai," ujar Alexander saat ditanya wartawan di posko tanggap bencana, Jalan AH Nasution, Kota Medan, Senin .Namun, Alexander belum mendetailkan bagaimana teknis ujian yang dimaksud sebab masih ada juga sekolah yang tidak beroperasi karena rusak diterjang longsor dan banjir.Baca juga: Waspada, BMKG Ingatkan Prediksi Cuaca Ekstrem Landa Sumut 8-15 Desember"Jadi, itu (nanti waktunya menyesuaikan), cuma ini mau kami finalkan polanya karena pasti tidak bisa seragam. Disesuaikan dengan kondisi masing-masing (sekolah)," ujarnya.Alex menuturkan sejauh ini ada 79 SMK/SMA dan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang terdampak banjir dan longsor di Sumut.Lokasi terparah berada di Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, hingga Kota Sibolga."Kalau untuk jumlah sekolah (paling banyak) untuk di 3 kabupaten yang terdampak, total ada 79 sekolah. SMA, SMK, dan SLB, yang paling banyak memang SMA," ujarnya.Dia mengatakan, akibat musibah ini, sebagian sekolah tidak bisa beroperasi, misalnya di SMK Negeri 1 Badiri, Tapanuli Tengah, yang mengalami dampak terparah."Di SMK Negeri 1 Badiri, itu kami taksir kerugiannya hampir di atas Rp 3 miliar. Karena sekolahnya itu, tanah (longsornya) sedada seleher saya," ungkapnya.Dia mengatakan, ke depan pihaknya akan terus berupaya mempercepat perbaikan sekolah yang rusak agar kegiatan belajar mengajar bisa normal kembali.Baca juga: Sebanyak 79 SMA/SMK di Sumut Terdampak Banjir, Kepala Dinas Pendidikan: Sampai Seleher Saya"Jadi, mungkin nanti itu kami harus kerja keras untuk memastikan sekolahnya," ungkapnya.Sementara itu, berdasarkan data dari Pemprov Sumut, total ada 397 sekolah yang terdampak banjir dan longsor di Sumut.Rinciannya, 280 SD, 51 SMA, 25 SMK, 38 SMP, dan 3 SLB.Total kerugian mencapai Rp 243,04 miliar.
(prf/ega)
Disdik Siapkan Metode Pengganti UAS bagi Siswa Terdampak Banjir Sumut
2026-01-12 04:33:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:08
| 2026-01-12 03:58
| 2026-01-12 02:55
| 2026-01-12 02:34










































