Diplomasi Kubah Indonesia di Delta Mekong, Simbol Hubungan 70 Tahun RI-Vietnam

2026-01-12 13:16:57
Diplomasi Kubah Indonesia di Delta Mekong, Simbol Hubungan 70 Tahun RI-Vietnam
– Di tengah hiruk-pikuk komunitas muslim minoritas di Long Xuyen, Provinsi An Giang, Vietnam, kini berdiri tegak Masjid Salamad, sebuah monumen hasil diplomasi filantropi dan soft power Indonesia. Proyek bernama Masjid Salamad Indonesia itu diresmikan pada Jumat sekaligus menjadi penanda 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Vietnam.Proyek tersebut diwujudkan melalui orkestrasi Humanitarian Forum Indonesia (HFI) bersama anggotanya, yakni Dompet Dhuafa, Human Initiative, Rumah Zakat, Baznas RI, DT Peduli dan Lazismu.Direktur Eksekutif HFI 2022-2025 Surya Rahman mengatakan, total dana yang disalurkan pada proyek itu mencapai 5.672.050.000 dong (VND). Hal ini tentu mencerminkan trust publik Indonesia terhadap diplomasi filantropi ke luar negeri.Dia menyebutkan, Masjid Salamad diproyeksikan dengan konsep multifungsi. Selain menjadi pusat salat dan pelaksanaan Hari Besar Islam, masjid ini juga didesain sebagai pusat pendidikan, pusat pelatihan ekonomi, kemandirian hingga halal hub bagi komunitas. Baca juga: Bawa Kehangatan bagi Penyintas Banjir Aceh, Dompet Dhuafa dan Parfi 56 Turun ke Dapur UmumMeskipun fondasi politik sudah kuat, proses konstruksi dilakukan selama 18 bulan. Hal ini menjadi bukti bahwa pelaksanaan proyek tidak luput dari berbagai tantangan.Salah satunya, masih ada stigma Islam di Vietnam sebagai agama intoleran hingga belum padunya kalangan tokoh muslim lokal dalam mengembangkan dakwah ke depan.Selain itu, pembangunan tersebut juga dilakukan saat musim topan Mekong tiba. Alhasil kontraktor kesulitan mendapatkan material konstruksi dengan standar kualitas Indonesia dan spesifikasi desain Islam.Kontraktor lokal Masjid Salamad, Nguyen Chau berpendapat, di luar hal tersebut, kenaikan harga material di lokal menjadi tantangan tersendiri pembangunan. Namun, tantangan tersebut tidak membuat langkah surut. Charge D’affaires/Head of Mission, Embassy of the Republic of Indonesia di Hanoi Jane Runkat, mengatakan, hal itu membuktikan adanya upaya harmoni hubungan Indonesia-Vietnam yang berkelanjutan. Baca juga: Dompet Dhuafa Bersama M Bloc dan Is Pusakata Gelar Konser Amal untuk Sumatera dan Aceh"Kami turut bahagia berada pada kesempatan terbaik hari ini," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis .Jane juga menyambut baik proyek tersebut dan menggarisbawahi komitmen Vietnam untuk mendukung kebebasan beragama.Lebih lanjut, Jane menekankan, peresmian itu menjadi penanda 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Vietnam, memberikan dimensi baru pada persaudaraan strategis kedua negara.Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi An Giang, Le Van Phuoc berharap dapat terus memperkuat hubungan dan kerja sama langsung antara An Giang dan Indonesia.Salah satunya adalah untuk mempromosikan kekuatan bersama dan lebih jauh mengokohkan kemitraan yang baik antara kedua negara.Baca juga: Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran Tai Po, Hong Kong


(prf/ega)