PURWOREJO, – Seekor hiu tutul berukuran raksasa ditemukan mati terdampar di Pantai Keburuhan, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Senin pagi.Hiu tersebut memiliki panjang sekitar 6 meter dengan berat diperkirakan mencapai 1,3 ton. Hewan purba itu ditemukan warga di bibir pantai.Penemuan bangkai hiu langka ini pertama kali diketahui oleh warga setempat yang kemudian melaporkannya kepada aparat."Kondisinya sudah mati dengan panjang sekitar 6 meter dan berat diperkirakan 1,3 ton," kata Peltu Pujianto, petugas TNI Angkatan Laut yang berjaga di lokasi, Senin .Baca juga: Viral Video SAR Parangtritis Selamatkan Hiu Tutul yang TerdamparMenariknya, hiu tutul yang ditemukan mati ini diduga merupakan hiu yang sama yang sebelumnya terdampar hidup di Pantai Roro Inten, Desa Pagak, Ngombol, pada Minggu .Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait segera turun untuk melakukan pengamanan dan pendataan.Mengingat bangkai sudah mulai membusuk, hiu tersebut diputuskan dikubur di area sekitar pantai.Peltu Pujianto membenarkan kejadian itu dan menyebut penanganan dilakukan cepat agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.“Benar, hari ini kami menemukan kembali hiu tutul yang sebelumnya sempat terdampar di Pantai Roro Inten. Untuk menghindari bau dan dampak kesehatan, bangkai hiu langsung kami kubur di area pantai dengan bantuan alat berat seadanya,” ujarnya.Baca juga: Panduan Wisata Hiu Tutul: Destinasi, Aktivitas, dan Waktu Terbaik BerkunjungPeltu Pujianto juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati bangkai hewan laut besar tanpa pengamanan karena berpotensi membahayakan kesehatan.“Kami minta warga tidak mendekat atau menyentuh bangkai hewan laut yang terdampar tanpa pengawasan petugas, karena bisa membawa bakteri dan penyakit,” tambahnya.Hiu tutul merupakan jenis ikan dilindungi yang populasinya semakin langka. Meski berukuran besar, hiu tutul tidak agresif terhadap manusia dan lebih banyak memakan plankton serta organisme kecil.
(prf/ega)
Hiu Tutul Raksasa Mati Terdampar di Purworejo, Diduga Sama dengan yang Diselamatkan Sehari Sebelumnya
2026-01-12 02:58:20
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:56
| 2026-01-12 02:47
| 2026-01-12 02:25
| 2026-01-12 02:24
| 2026-01-12 01:39










































