Jakarta - Polda Metro Jaya menyoroti maraknya pemotor yang menutup pelat nomor dengan plastik dan melepas TNKB.Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, pola ini bukan sekadar untuk mengakali agat terhindar dari tilang ETLE, tapi juga sering digunakan oleh para pelaku kejahatan jalanan."Mohon maaf sekali bahwa kendaraan-kendaraan yang tidak dilengkapi dengan TNKB, ini biasanya, ya mohon maaf, biasanya banyak dilakukan oleh para pelaku-pelaku kejahatan," kata Komarudin kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin .AdvertisementKomarudin mengatakan, TNKB adalah syarat mutlak setiap kendaraan yang beroperasi di jalan.Tanpa pelat nomor yang jelas, kendaraan sulit diidentifikasi ketika terlibat kecelakaan, pelanggaran, atau bahkan tindak kriminal. Menurutnya, pelaku begal, jambret, hingga kelompok kejahatan jalanan kerap memanfaatkan kendaraan tanpa TNKB untuk menutupi jejak."Pelaku begal, jamret dan lain sebagainya, biasanya menutupi diri dengan tidak melengkapi kendaranya dengan TNKB. Sehingga sulit untuk diidentifikasi oleh siapa saja, baik oleh petugas maupun masyarakat yang berada di TKP," ucap dia.Komarudin menyayangkan adanya tren pengendara yang memasang plastik penutup pelat depan-belakang demi menghindari pantauan kamera ETLE."Kita harapkan, ini kesadaran bersama bahwa setiap kendaraan yang beroperasi di jalan, tentu identitasnya harus mudah dilihat oleh seluruh masyarakat dan tentunya juga oleh petugas," tandas dia.
(prf/ega)
Dirlantas Soroti Pemotor Tutup Plat: Biasanya Modus Pelaku Kejahatan
2026-01-12 02:18:13
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 02:33
| 2026-01-12 01:31
| 2026-01-12 01:06
| 2026-01-12 00:49










































