Saat 4 Gajah Perkasa Bantu Evakuasi dan "Trauma Healing" Korban Banjir Pidie Jaya Aceh

2026-01-12 04:39:56
Saat 4 Gajah Perkasa Bantu Evakuasi dan
ACEH, - Empat ekor gajah perkasa bernama Abu, Mido, Ajis, dan Noni ikut membantu membersihkan puing-puing kayu dan material berat yang terseret arus banjir bandang di Aceh.Tampak gajah-gajah ini dengan perkasa memindahkan material kayu yang menumpuk di Kecamatan Meurah Dua dan Kecamatan Meureudu di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.Empat gajah ini didatangkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh ke Pidie JayaGajah-gajah ini berasal dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Share dan telah terlatih khusus untuk tugas-tugas berat seperti ini.Baca juga: Sudah 13 Hari Nasruddin di Pengungsian Pidie Jaya, Rumah Berlumpur dan Tak Sanggup BersihkanKepala KSDA Wilayah Sigli, Hadi Sofyan menyampaikan, gajah-gajah jinak tersebut memiliki pengalaman panjang dalam membantu pembersihan pascabencana, termasuk saat tsunami Aceh 2004."Gajah terlatih yang kita bawa ini sebanyak empat ekor, dan semuanya dari PLG (Pusat Latihan Gajah) Share. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, termasuk saat tsunami di Aceh, kehadiran gajah sangat membantu membersihkan puing-puing," kata Hadi. IRWANSYAH PUTRA Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) jinak yang ditunggangi mahout bersama petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh dan personel Polri membersihkan puing kayu yang menutupi jalan dan permukiman warga akibat bencana alam di Desa Meunasah Bie, Pidie Jaya, Aceh, Senin . BKSDA Aceh mengerahkan empat ekor gajah jinak untuk membantu membersihkan puing kayu yang menutupi rumah penduduk pascabencana banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/nz. Gajah ini juga dapat digunakan untuk mengantar logistik kepada para korban banjir di Pidie Jaya, termasuk mencari korban yang belum ditemukan."Kami target pembersihan di lokasi terdampak banjir bandang di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya. Untuk durasi, kami akan bertugas selama tujuh hari di sini, terakhir 14 Desember 2025," katanya.Mereka mampu membuka akses jalan darat antardesa yang masih terputus dan membersihkan lokasi yang tidak bisa dijangkau oleh alat berat.Baca juga: Warga Meurah Dua di Pidie Jaya Pelan-pelan Bangkit setelah Banjir AcehDengan kekuatan dan kelincahan, gajah dapat menjangkau area-area yang sulit diakses oleh kendaraan atau manusia, sehingga mempercepat proses evakuasi dan distribusi bantuan.Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menyampaikan bahwa kehadiran gajah tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga sebagai sarana trauma healing bagi anak-anak korban banjir.Gajah yang jinak dan ramah mampu menghadirkan suasana ceria, mengurangi ketegangan, dan membantu memulihkan kondisi psikologis masyarakat terdampak bencana.“Gajah-gajah ini kita datangkan bukan hanya untuk mengangkat material berat, tetapi juga untuk kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban banjir. Kehadiran gajah dapat menghadirkan suasana ceria, mengurangi ketegangan, dan membantu memulihkan kondisi psikologis mereka,” ucap Faisal.Faisal menyebut, langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Polri dan stakeholder terkait untuk memberi pelayanan humanis dan responsif.Melalui kerja sama antara Polres Pidie Jaya dan BKSDA Aceh ini, proses pembersihan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat.“Empat gajah yang kita datangkan bersama BKSDA Aceh hari ini sudah berada di lokasi. Mereka langsung kita kerahkan untuk menarik kayu-kayu besar serta material berat lainnya yang menumpuk akibat banjir,” ujar Iptu Fauzi dalam keterangan, Senin .Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Penampakan 4 Gajah Ikut Bersihkan Kayu Sisa Banjir Bandang di Pidie Jaya Aceh Bikin Haru."


(prf/ega)