Prabowo: Utang KUR Petani Korban Banjir Aceh Akan Dihapus Pemerintah

2026-01-12 05:35:30
Prabowo: Utang KUR Petani Korban Banjir Aceh Akan Dihapus Pemerintah
- Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan bahwa pemerintah akan menghapus utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan memberikan keringanan bagi petani yang terdampak banjir dan longsor di Aceh.Hal itu disampaikan usai meninjau perbaikan Jembatan Bailey Teupin Mane di Kabupaten Bireuen, Minggu .“Utang-utang KUR ini kan karena keadaan alam. Kami akan hapus. Petani tidak usah khawatir,” ujar Prabowo dalam tayangan Breaking News Kompas TV. Baca juga: Besok Siang, Listrik di Aceh Bakal 100 Persen MenyalaIa menegaskan bahwa kondisi ini masuk kategori force majeure, sehingga pemerintah harus memberikan perlindungan penuh kepada para petani.Selain penghapusan utang, pemerintah menyiapkan suplai pangan dari berbagai daerah untuk memastikan kebutuhan masyarakat Aceh tetap terpenuhi.Prabowo menyebut cadangan pangan nasional masih mencukupi hingga produksi pertanian lokal kembali pulih.“Pangan akan kita kirim dari tempat lain. Cadangan-cadangan masih cukup banyak... Petani tidak usah khawatir. Kalau sawahnya rusak, kami akan bantu memperbaiki,” kata Prabowo.Baca juga: Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Bencana di Aceh Malam IniPrabowo juga memantau kerusakan berbagai infrastruktur yang terdampak banjir dan longsor, termasuk jembatan dan bendungan.Jembatan Bailey Teupin Mane, yang berada pada ruas vital Bireuen–Takengon, ditargetkan selesai dalam satu pekan agar mobilitas warga kembali normal.“Ini salah satu jembatan bailey yang rusak. Mereka terus bekerja dan diharapkan dalam satu minggu sudah bisa dibuka,” ujarnya.Selama di lokasi, Prabowo berdialog dengan personel TNI dan Polri, tim teknik Kementerian PUPR, serta relawan yang terlibat dalam percepatan pemulihan. Ia mengapresiasi kolaborasi lintas instansi yang bekerja bahu-membahu memperbaiki fasilitas umum.Baca juga: Kembali Kunjungi Aceh, Prabowo Pastikan Percepatan Penanganan Bencana“Kerja semua instansi baik. Bahu membahu sama rakyat sama pemerintah daerah, polisi, tentara semua bekerja,” imbuhnya.Untuk mempercepat penanganan, Prabowo menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai komandan Satuan Tugas percepatan perbaikan infrastruktur.KSAD dinilai memiliki pasukan zeni dan konstruksi yang mampu mendukung percepatan pekerjaan di lapangan.“Saya tunjuk nanti Kasad sebagai Satgas percepatan perbaikan jembatan untuk membantu PU dan pemerintah daerah karena punya banyak pasukan Zeni, pasukan konstruksi, pasukan pembangunan, pasukan teritorial,” jelas Prabowo.Pemerintah memastikan seluruh proses pemulihan di Aceh berlangsung cepat, terkoordinasi, dan sesuai standar keselamatan, agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan normal secepat mungkin. Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Prabowo Janji Hapus Utang KUR Petani Aceh Terdampak Banjir dan Longsor


(prf/ega)