Hari Kedua Pencarian, Dua Mahasiswa Polindra Hilang saat Rafting di Sungai Cimanuk Belum Ditemukan

2026-01-11 03:35:52
Hari Kedua Pencarian, Dua Mahasiswa Polindra Hilang saat Rafting di Sungai Cimanuk Belum Ditemukan
INDRAMAYU, - Memasuki hari kedua, tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap dua mahasiswa Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) yang hilang saat kegiatan rafting di Sungai Cimanuk, Minggu .Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, mengatakan pencarian dimulai sejak pukul 07.30 WIB.Tim melakukan penyisiran mulai dari lokasi kejadian di sekitar Bendungan Karet Bangkir, Kecamatan Lohbener, hingga pintu air Waledan di Kecamatan Cantigi sejauh 20 kilometer.“Sampai saat ini tim masih melakukan pencarian,” ujar dia di lokasi.Baca juga: 7 Mahasiswa Polindra Tenggelam Saat Rafting di Sungai Cimanuk Indramayu, 2 HilangIa menambahkan, tim akan memaksimalkan upaya pencarian dengan harapan kedua korban segera ditemukan.Dua perahu karet dikerahkan dalam operasi ini, masing-masing milik Sat Polairud Polres Indramayu dan Basarnas.Adapun unsur SAR yang terlibat yakni Sat Polairud Polres Indramayu sebanyak enam personel, Basarnas lima personel, BPBD dua personel, serta dua personel Tagana.Tim juga mendapat tambahan tiga personel dari Relawan Potensi SAR Karang Taruna Garda Sakti.“Kita semua berharap kedua korban secepatnya ditemukan,” ujarnya.Baca juga: Pencarian 2 Mahasiswa Polindra di Sungai Cimanuk Indramayu Terkendala Arus DerasDiberitakan sebelumnya, ada tujuh mahasiswa anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Polindra yang tenggelam di Sungai Cimanuk saat kegiatan rafting atau mengarungi sungai menggunakan perahu karet pada Sabtu .Mereka awalnya start dari Desa Legok. Ketika melintas di Bendungan Karet Bangkir, perahu terjebak dalam pusaran air.Akibatnya, lima mahasiswa terlempar ke sungai, sementara dua lainnya masih bertahan di atas perahu.Dari lima mahasiswa yang terpental, tiga berhasil ditarik ke daratan dan selamat setelah ditolong warga serta petugas bendungan.Total lima mahasiswa berhasil selamat, sementara dua lainnya hingga kini masih belum ditemukan.Korban selamat bernama Gelar, Heliyah, Nonik, Mus Ali, dan Fatir. Sedangkan dua rekannya yang masih hilang bernama Agung dan Muhammad Lana Wiratno.


(prf/ega)