Marc Marquez: Pelajaran Berharga Menghormati Tubuh di MotoGP

2026-01-12 03:56:54
Marc Marquez: Pelajaran Berharga Menghormati Tubuh di MotoGP
JAKARTA, – Marc Marquez menyebut salah satu pelajaran paling berharga sepanjang kariernya di MotoGP adalah belajar menghormati tubuh sendiri.Pernyataan itu datang dari juara dunia MotoGP 2025 yang baru saja kembali ke puncak setelah melewati fase terberat dalam hidupnya sebagai pebalap.Pada musim 2025, Marquez sukses meraih gelar juara dunia kelas utama ketujuhnya.Baca juga: QJMotor Punya 4 Motor untuk 2026, Siapkan Model AMT LagiBersama tim pabrikan Ducati, pebalap berusia 32 tahun tersebut tampil dominan dengan mencatatkan 11 kemenangan GP dan 14 kemenangan sprint.Gelar tersebut terasa spesial karena menjadi titel pertamanya dalam enam tahun terakhir.Foto: Ducati Corse Marc MarquezCapaian ini juga menandai kebangkitan Marquez, lima tahun setelah ia mengalami cedera lengan serius pada Grand Prix Spanyol 2020.Kala itu, Marquez sempat memaksakan diri untuk kembali balapan hanya beberapa hari setelah mengalami patah lengan.Keputusan tersebut justru berujung fatal karena menyebabkan pelat di lengannya mengalami kerusakan dan memperpanjang masa pemulihan.Dalam wawancara terbaru, Marquez mengakui bahwa pengalaman cedera tersebut mengubah cara pandangnya terhadap tubuh dan karier balapnya.“Bagi saya, pelajaran paling penting yang diajarkan MotoGP adalah menghormati tubuh sendiri,” ujar Marquez, dikutip dari Crash, Senin .Ia mengungkapkan, sebelumnya ia selalu berpikir bahwa tubuhnya sepenuhnya diabdikan untuk balap motor dan siap dikorbankan demi prestasi.Namun, cedera dan berbagai kesulitan yang dialaminya justru memberikan pemahaman baru.Menurut Marquez, tanpa menghormati kondisi fisik, seorang pebalap tidak hanya berisiko kehilangan momen penting, tetapi juga kehilangan kesempatan untuk menikmatinya. “Tujuan saya adalah kembali ke puncak, kembali kompetitif. Namun untuk mencapainya, Anda tidak bisa hanya melihat puncak," kata Marquez.TANGKAPAN LAYAR Juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, gagal meraih prestasi dalam MotoGP Mandalika. Ia jatuh pada lap pertama dalam balapan utama MotoGP Mandalika 2025, Minggu , sehingga dalam kariernya pebalap asal Spanyol tersebut belum pernah menaklukkan Sirkuit Mandalika.Ia mengibaratkan perjuangannya seperti mendaki gunung.Fokus bukan hanya pada puncak, melainkan pada setiap langkah kecil, mulai dari membangun kembali kepercayaan diri, meraih podium, hingga kembali mencicipi kemenangan, sebelum akhirnya mencapai puncak yang diimpikan banyak pebalap. "Anda harus melangkah sedikit demi sedikit, membangun kembali kepercayaan diri, meraih podium demi podium, kemenangan demi kemenangan, dan perlahan menapaki pendakian menuju puncak terakhir, yang ingin dicapai semua orang tetapi hanya sedikit yang benar-benar mampu menaklukkannya," kata dia.


(prf/ega)