Tinjau Pelabuhan Merak, Menko AHY Minta ASDP Waspadai Cuaca Buruk Selama Nataru

2026-01-12 05:27:59
Tinjau Pelabuhan Merak, Menko AHY Minta ASDP Waspadai Cuaca Buruk Selama Nataru
CILEGON, - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu . Peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan fasilitas pelabuhan, pengaturan arus kendaraan, serta sistem pengendalian kepadatan yang diterapkan PT ASDP Indonesia Ferry disaat cuaca buruk."Dihadapkan dengan dinamika cuaca akhir-akhir ini yang juga harus kita antisipasi. Kita harus ikuti dengan cermat prakiraan cuaca yang di update setiap saat oleh jajaran BMKG sehingga kita bisa mengantisipasi," kata AHY kepada wartawan di Merak, Sabtu . Baca juga: Pembatasan Kendaraan Barang Efektif, Tak Ada Antrean di Pelabuhan MerakAdapun langkah antisipasi yang harus dengan menyiapkan strategi operasi dan pelayanan oleh ASDP dan stakeholder lainnya seperti Kementrian Perhubungan dan kepolisian.Sebagai bagian dari strategi pengendalian arus, ASDP telah menyiapkan buffer zone di wilayah Merak, antara lain di Rest Area KM 43 dan KM 68. Area tersebut difungsikan sebagai titik penampungan sementara sekaligus pengendali pergerakan kendaraan, sehingga kepadatan tidak terkonsentrasi di dalam kawasan pelabuhan.Baca juga: Pelabuhan Merak Padat Imbas Cuaca Buruk, Polda Banten Minta Pemudik Menunggu di Rest Area"Langkah ini menjadi elemen krusial untuk menjaga kelancaran, keteraturan, dan keselamatan layanan penyeberangan, terutama pada periode puncak seperti Nataru,” ujar AHY.Selain itu, AHY juga pengaturan operasi kapal-kapal besar disaat puncak arus mudik dan wisata Nataru.Pada rute penyeberangan Merak-Bakauheni ada sebanyak 68 kapal ro-ro yang siap beroperasi untuk mengangkut dari Jawa ke Sumatera maupun sebaliknya.Baca juga: Cuaca Buruk di Pelabuhan Merak, Antrean Kendaraan Sempat Mengular Hingga Tol"Ada 7 dermaga yang beroperasi 24 jam dengan armada kapal di Merak ini  sebetulnya ready ada 68 kapal. itu yang ada di pelabuhan Merak, docking maupun di Ciwandan," ujar dia.Menurut AHY butuh peningkatan fasilitas dan layanan pelabuhan baik itu instrukturnya, listrik, telekomunikasi, toilet juga harus dipersiapkan, termasuk port operation control center (POCC) bisa bertugas dengan baik. "Ketepatan jadwal atau on time performance dari kapal-kapal kita diharapkan juga bisa ditepati walaupun sekali lagi ada hal yang tidak bisa kita kontrol 100% tentunya terkait dengan cuaca," kata dia.Baca juga: Libur Natal-Tahun Baru, SPKLU Mobile Disiagakan di Tol Tangerang hingga Pelabuhan MerakAHY juga meminta otoritas pelabuhan untuk menyiapkan contigency plan atau rencana cadangan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan pada saat cuaca buruk melanda.Ia menyebut, kesiapan tim teknis dan armada tugbout harus disiapkan termasuk pelabuhan alternatif selain Merak."Apa yang terjadi, apa yang harus dilakukan jika ada sesuatu yang tidak kita harapkan lagi-lagi apabila mungkin terkait dengan cuaca maupun kendala-kendala teknis lainnya," tandas dia.Baca juga: Tiket Kapal di Pelabuhan Merak-Bakauheni Diskon 15 Persen saat Libur NataruDirektur Layanan SDM dan Korporasi ASDP, Capt. Rudi Sunarko mengatakan, telah memastikan seluruh aspek operasional berjalan optimal, mulai dari pengaturan jadwal dan kapasitas kapal.Kemudian peningkatan fasilitas layanan pelabuhan, kesiapan sumber daya manusia, hingga penyediaan tugboat sebagai bagian dari contingency plan."Selain itu, pemantauan kesesuaian data tiket dan manifest terus kami lakukan untuk menjamin kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jasa,” jelas Rudi.


(prf/ega)