- Gubernur Bali, Wayan Koster menyambut kunjungan kerja dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, beserta rombongan pada Kamis di Jaya Sabha, Denpasar.Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Koster didampingi beberapa kepala Perangkat Daerah, memaparkan sejumlah program prioritas yang diusung oleh Pemprov Bali.Fokus utama ditekankan pada tiga program kemandirian. Pertama adalah Bali Mandiri Energi yang bertujuan mempercepat pemanfaatan energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), demi kemandirian energi.“Kita ingin Bali mandiri energi. Salah satunya dengan mendorong pemasangan panel surya atau PLTS terutama untuk perkantoran, industri, mall dan perhotelan,” ungkapnya.Gubernur Koster menjelaskan pentingnya inisiatif ini mengingat pasokan listrik Bali masih sangat bergantung pada PLTU Paiton, Jawa Timur, melalui kabel bawah laut.“Kabel bawah laut ini sangat riskan mengalami masalah, beberapa kali Bali mengalami blackout akibat terjadi kerusakan pada kabel bawah laut ini,” terangnya.Program kedua yakni Bali Mandiri Pangan yang berupaya mewujudkan swasembada pangan dengan memanfaatkan potensi lokal, terutama melalui pertanian organik dan sumber daya setempat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengurangi ketergantungan pasokan luar.“Penguatan sektor pertanian ini berfokus pada pertanian organik. Kita itu kaya akan pangan lokal di Bali seperti beras, buah, bawang merah, cabai, sayur mayur, coklat dan kopi asli Bali. Ini harus terus kita jaga,” jelasnya.Program ketiga yakni Bali Mandiri Air. Program ini menjamin ketersediaan air bersih yang merata. Kebijakan ini juga diintegrasikan dengan upaya konservasi lingkungan melalui pelarangan penggunaan air minum kemasan plastik sekali pakai di bawah satu liter.“Kita ingin Bali ini bersih. Kita harus menjaga Alam Bali dengan baik. Menjaga sumber mata air sepeti danau, sungai, laut. Air yang melimpah di Bali harus dimanfaatkan dengan merata. Jangan ada daerah yang mengalami kekurangan air,” tegasnya.Selain itu, GUbernur Koster menguraikan upaya pembenahan sektor pariwisata agar menjadi lebih berkualitas dan berkelanjutan, memastikan manfaat ekonomi yang maksimal bagi warga lokal sambil melestarikan alam dan budaya.“Pembangunan Bali dijalankan berdasarkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Didalamnya Kita ingin mewujudkan Pariwisata yang berkualitas. Kita ingin turis yang datang ke Bali adalah turis yang berkualitas. Kita telah tertibkan turis yang nakal, turis yang memiliki usaha ilegal di Bali termasuk melalui pembentukan tim terpadu dan penegakan hukum,” imbuhnya.Upaya penertiban wisatawan dan usaha ilegal penting demi menjaga ketertiban, martabat, dan etika Bali.Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, memberikan dukungan penuh. Dia memuji Bali yang telah lama menjadi role model dalam pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berbasis kearifan lokal Tri Hita Karana.“Bali ini sejak dulu menjadi role model dalam pembangunan. Kita mendorong kedepan agar setiap pembangunan harus memperhatikan lingkungan. Bali sudah mendahului melakukan itu karena Bali memiliki kearifan lokal. Kearifan lokal yang menyelaraskan kehidupan antara alam, manusia dan sang pencipta (Tri Hita Karana). Konsep kearifan lokal ini sangat bagus,” ungkap Rachmat Pambudy.Pambudy menegaskan bahwa visi Bali sangat selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang diarusutamakan Bappenas.“Ini tentu sejalan dengan apa yang Kita canangkan. Bali ingin mandiri pangan, energi, air. Kita akan rumuskan agar bisa tercapai. Konsep swasembada pangan dimulai dengan pangan organik. Kemandirian air dimulai dengan pembersihan alam. Kemandirian energi dengan energi bersih," katanya.Baca juga: Tingkatkan Kompetensi Digital Guru dan Perkuat Infrastruktur Pendidikan, Pemprov Bali Siapkan Anggaran Rp 200 JutaMenurut Menteri Pambudy, Bali merupakan model provinsi hijau dan provinsi masa depan yang peduli lingkungan."Apa yang dilakukan di Provinsi Bali sejalan dengan pembangunan berkelanjutan yang Kita canangkan. Saya ingin Bali tetap terjaga dengan baik. Dengan kearifan lokalnya. Konsep ini bisa juga dilakukan di daerah lain,” katanya.
(prf/ega)
Menteri Bappenas Dukung Penuh Visi Pembangunan Bali Berkelanjutan Gubernur Koster
2026-01-12 03:48:43
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:21
| 2026-01-12 02:58
| 2026-01-12 02:02
| 2026-01-12 02:00










































