Saham TOBA Rebound Hampir 9 Persen, Analis Sebut Sentimen Positif dari Bisnis Hijau

2026-01-17 07:27:56
Saham TOBA Rebound Hampir 9 Persen, Analis Sebut Sentimen Positif dari Bisnis Hijau
JAKARTA, – Saham PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melonjak hampir 9 persen pada sesi pertama perdagangan Selasa , setelah sempat tertekan dalam beberapa hari terakhir.Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham TOBA sempat menyentuh level Rp 865 sebelum ditutup di posisi Rp 850 atau naik 8,97 persen pada sesi pertama perdagangan. Volume transaksi tercatat ramai, dengan 2,59 juta lot saham berpindah tangan dan nilai transaksi mencapai Rp 217,5 miliar.Analis MNC Sekuritas Raka Junico mengatakan, tekanan pada saham TOBA beberapa waktu lalu muncul setelah perusahaan menyatakan tidak ikut dalam proyek waste to energy (WTE) yang digagas Danantara. Padahal, investor sebelumnya berharap proyek tersebut dapat mendukung ekspansi bisnis TOBA di masa depan.Baca juga: TBS Energi Utama (TOBA) Tak Ikut Proyek Listrik dari Sampah dan Patriot Bonds Rp 50 T“Namun kalau dilihat, proyek WTE itu prosesnya masih panjang sampai commercial operation date (COD) atau menghasilkan laba. Sementara TOBA dalam beberapa tahun terakhir justru agresif mengakuisisi perusahaan berkelanjutan yang sudah menghasilkan pendapatan dan laba. Jadi pilihan TOBA untuk fokus pada ekspansi internasional adalah keputusan yang baik bagi kinerja keuangan,” ujar Raka dalam keterangannya.Dalam laporan keuangan kuartal III-2025, TBS membukukan pendapatan konsolidasian sebesar 288,2 juta dollar AS, dengan EBITDA disesuaikan mencapai 31,8 juta dollar AS. Capaian ini menunjukkan ketahanan operasional perusahaan di tengah tekanan harga batu bara global.Segmen pengelolaan limbah menjadi kontributor utama dengan porsi 39 persen terhadap total pendapatan dan 88 persen terhadap EBITDA. Kondisi ini menunjukkan pergeseran struktur bisnis TBS menuju sektor berkelanjutan.Posisi kas perusahaan juga tetap kuat, mencapai 89 juta dolar AS atau naik sekitar 31 persen dibandingkan akhir 2024. Peningkatan tersebut memperkuat kapasitas pendanaan untuk mempercepat ekspansi proyek hijau, termasuk penguatan operasi Cora Environment di bidang waste-to-energy, pengembangan ekosistem kendaraan listrik Electrum, serta proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Tembesi di Batam.Menurut Raka, hasil keuangan kuartal III mencerminkan keberhasilan transformasi TBS menuju bisnis non-batu bara.“Kinerja kuartal III menunjukkan hasil konkret dari diversifikasi TBS di sektor non-batubara. Kontribusi besar dari bisnis pengelolaan limbah dan efisiensi keuangan yang meningkat menjadi katalis utama bagi prospek jangka menengah,” katanya.Valuasi saham TOBA dinilai masih cukup menarik dibandingkan emiten serupa di tingkat global, dengan rasio price to book value (PBV) sekitar 1,94 kali.Berdasarkan riset UOB Kay Hian, sejumlah emiten sustainability internasional memiliki valuasi jauh lebih tinggi, seperti Waste Management Inc (PBV 8,6X), Republic Services Inc (5,6X), dan Clean Harbors Inc (4,6X).Dengan kinerja keuangan yang solid, fokus pada bisnis berkelanjutan, serta potensi ekspansi internasional, saham TOBA dinilai masih memiliki ruang penguatan lebih lanjut.Baca juga: Danantara Bakal Pakai “Patriot Bond” di Proyek Sampah Jadi ListrikDisclaimer: Artikel ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Semua rekomendasi dan analisis saham berasal dari analis sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Pastikan untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-01-17 05:49