NEW YORK, - Harga Bitcoin (BTC) kembali mengirimkan sinyal bahaya pada perdagangan Selasa waktu setempat, setelah gagal menembus level kunci 107.482 dollar AS.Aset kripto terbesar di dunia itu tergelincir 0,64 persen ke posisi 105.296,69 dollar AS, memperkuat kekhawatiran bahwa koreksi besar tengah mengintai.Bahkan berdasarkan Coinmarketcap Rabu pukul 07.45 WIB, bitcoin merosot ke posisi 102.984 dollar AS.Mengutip Finance Magnates, berdasarkan analisis teknikal, level 100.000 dollar AS kini menjadi “garis pertahanan terakhir” bagi para bullish.Jika level psikologis itu jebol, Bitcoin berpotensi mengalami penurunan hingga 30 persen menuju 74.000 dollar AS, atau kembali ke titik terendah tahunannya yang tercatat pada April lalu di 74.420,69 dollar AS.Baca juga: Demam Kripto Bergeser, dari Bitcoin ke Token Aneh Berisiko TinggiTekanan utama datang dari pola Death Cross, salah satu sinyal jual paling kuat di dunia teknikal, yang kini semakin dekat terbentuk.Death Cross terjadi ketika rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 50 hari memotong EMA 200 hari dari atas, menandakan perubahan tren besar dari bullish ke bearish.Saat ini, 50-day MA Bitcoin berada di 111.864 dollar AS, sementara 200-day MA di 110.364 dollar AS.Dengan jarak yang kian menyempit, persilangan keduanya bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan, memperkuat sinyal tekanan jual yang signifikan.“Ketakutan akan potensi kejatuhan telah mempengaruhi sentimen risiko pasar. Level 100.000 dollar AS tetap menjadi batas kunci bagi BTC, di mana kami melihat minat kuat dari para investor institusional,” ujar Paul Howard, Direktur di Wincent.Selain tekanan teknikal, faktor makroekonomi juga memperburuk keadaan.Penguatan dollar AS setelah kabar positif soal berakhirnya shutdown pemerintahan AS dan meredanya risiko tarif impor membuat aset kripto kehilangan daya tarik.Sementara itu, analis dari XTB menegaskan bahwa arus transaksi on-chain menunjukkan fase koreksi yang jelas.Indikator Cost Basis Distribution mengungkapkan aktivitas penutupan posisi besar-besaran di level saat ini, memperkuat pandangan bahwa tekanan jual belum berakhir.Indikator pasar juga semakin suram.
(prf/ega)
Bitcoin Kembali Turun Dekati 100.000 Dollar AS, Ini Kata Analis
2026-01-11 22:59:32
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:35
| 2026-01-11 22:32
| 2026-01-11 21:52
| 2026-01-11 21:44
| 2026-01-11 20:56










































