Gempa M 4,8 Guncang Yogyakarta, Pusatnya di Laut Selatan

2026-01-12 16:39:59
Gempa M 4,8 Guncang Yogyakarta, Pusatnya di Laut Selatan
— Wilayah Kabupaten Gunungkidul dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik pada Kamis siang.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gempa tersebut memiliki kekuatan magnitudo M 4,8.Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa terjadi tepat pada pukul 11.22.46 WIB. Pusat gempa atau episenter terletak di laut pada koordinat 8,81 LS dan 110,31 BT.Jaraknya sekitar 97 kilometer arah barat daya Gunungkidul, DIY, dengan kedalaman pusat gempa (hiposenter) yang cukup dangkal, yakni 13 kilometer.Baca juga: BMKG Pasang 10.000 Detektor di 191 Daerah, Perkuat Pemantauan Gempa dan TsunamiGempa ini termasuk dalam kategori gempa bumi dangkal. Dilihat dari lokasi pusat dan kedalamannya, pemicu getaran ini adalah adanya aktivitas sesar aktif di bawah laut.Getaran gempa terasa cukup luas hingga ke beberapa wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.Warga di Gunungkidul, Bantul, hingga Sleman merasakan getaran dengan skala intensitas II-III MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan digambarkan seperti ada truk bermuatan besar yang sedang melintas.Sementara itu, warga di Wonogiri juga melaporkan getaran halus dengan skala II MMI, ditandai dengan benda-benda ringan yang digantung mulai bergoyang."Gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif bawah laut. Hasil pemodelan kami menunjukkan bahwa gempa bumi magnitudo 4,8 ini tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi, dalam keterangan tertulisnya, Kamis .Baca juga: BMKG: Gempa M 6,7 Hokkaido Jepang Tak Timbulkan Tsunami di IndonesiaHingga laporan ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.Namun, BMKG mencatat adanya aktivitas gempa susulan (aftershock) tak lama setelah gempa utama terjadi."Hingga pukul 11.52.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo M2,6," tambah Ardhianto.Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.


(prf/ega)