Cekcok Saat Pesta Miras, Mertua di Gowa Nekat Bacok Menantu

2026-02-02 13:11:57
Cekcok Saat Pesta Miras, Mertua di Gowa Nekat Bacok Menantu
GOWA, - Mertua di Gowa, Sulawesi Selatan nekat membacok menantunya sendiri saat berpesta miras.Keduanya sempat terlibat cekcok. Akibat insiden ini, korban mengalami kritis di rumah sakit karena terluka pada bagian leher. Sementara itu, pelaku yang sempat kabur berhasil ditangkap aparat kepolisian pada Rabu, .BB (45), si pelaku digelandang oleh aparat kepolisian Polsek Parangloe ke Mapolres Gowa pada pukul 01.00 WITA Rabu, .Ia diduga membacok menantunya yang berinisial RT (40).Baca juga: Bunyikan Musik Terlalu Keras, Mertua dan Menantu di Gowa Tewas Ditikam Tetangga Sebelumnya, peristiwa ini berlangsung pada Senin, sekitar pukul 21.30 WITA di Dusun Kampung Beru, Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa.Pelaku dan korban saat itu berpesta minuman keras bersama lima orang lainnya."Jadi malam itu ada tujuh orang yang tengah mengkonsumsi miras, termasuk korban dan pelaku," kata Iptu Hery Nugroho, Kanit Reskrim Polsek Parangloe, saat dikonfirmasi Kompas.com.Dalam pesta miras itu, pelaku dan korban sempat terlibat cekcok mulut hingga berujung pada pembacokan. Usai melakukan aksinya, BB kemudian melarikan diri.Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman mengatakan, pelaku membacok korban saat korban hendak pulang ke rumahnya."Atau dengan jarak 10 meter dari lokasi pesta miras," katanya saat menggelar rilis kasus pada pukul 01:30 WITA Rabu, .Baca juga: Buruh Bangunan di Gowa Tewas Terjatuh dari Lantai 5 Proyek SekolahBB kemudian berhasil diringkus oleh aparat kepolisian saat bersembunyi di rumah kerabatnya di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, pada Selasa, pukul 15:00 WITA.Polisi juga mengamankan barang bukti sebilah parang yang digunakan oleh pelaku.Sementara itu, pelaku beralasan, jika dirinya kesal dengan korban yang kerap mengancam memukulinya.Pelaku juga mengaku bahwa sehari sebelumnya, korban memukulnya yang berujung pada cekcok mulut saat berpesta miras.Baca juga: Pria di Gowa Terekam CCTV Gasak Sepeda Jamaah Masjid"Saya seiring diancam mau dipukul, bahkan sebelumnya saya ditempeleng sama (oleh) korban," kata BB saat dimintai keterangan oleh polisi.Sementara itu, RT kini menjalani perawatan medis di RSUD Syech Yusuf akibat luka terbuka pada bagian leher."Untuk korban saat ini masih kritis di rumah sakit akibat luka terbuka pada bagian leher," kata AKBP Muhammad Aldy Sulaiman.Atas perbuatannya, BB kini mendekam di sel tahanan Mapolres dan terancam hukuman maksimal 7 tahun penjara sesuai dengan Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan berat.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-02-02 12:41