Selamatkan Bandara Soekarno-Hatta di "Kota Kotor"

2026-01-11 15:26:15
Selamatkan Bandara Soekarno-Hatta di
KALAU ingin membuktikan Bandar Udara (Bandara) Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Provinsi Banten, diselimuti bau sampah, datang lah ke terminal 2, terutama pada waktu malam.Angin berhembus dari arah barat membawa serta bau menyengat, tidak sedap, membuat pengguna bandara terasa pening.Bau tidak sedap menyapa siapa saja yang menginjakkan kaki di bandara tersebut. Banyak orang kemudian menutup hidung, hanya membatin bau apa yang menusuk hidung, dan langsung pergi.Di bandara yang menjadi pintu utama keluar-masuk Indonesia ini sudah belasan tahun disergap bau tak sedap.Mestinya malu pemerintah kota Tangerang dan Banten yang disebut-sebut di dalam pesawat menjelang mendarat.“Para penumpang yang terhormat, sebentar lagi pesawat akan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta di Tangerang, Banten,” demikian pengumuman yang selalu disampaikan oleh awak pesawat terbang pada menit-menit terakhir sebelum pesawat mendarat.Baca juga: Jaksa dalam Pusaran RusuahTanggung jawab pemerintah Tangerang dan Banten mestinya ada. Jangan hanya memungut pajaknya saja.Pejabat berwenang dalam menangani sampah yang mengganggu udara kawasan bandara seperti absen. Atau pejabatnya seakan-akan membiarkan bandara berbau sampah.Kompas.com pada terbitan 10 Agustus 2008, sudah memberitakan bau tak sedap di Bandara Soekarno-Hatta dan permukiman penduduk di sebelah barat bandara. Namun, hingga sekarang bau sampah yang menyelimuti bandara itu belum mendapat perhatian.November 2025, kami masih merasakan bau bakaran sampah yang menyengat di terminal 2 bandara tersebut, ketika menjemput keluarga yang mendarat dari Jepang pada tengah malam.Saya sudah tahu dari mana bau tak sedap itu. Kok tidak ada perbaikan polusi udara tak sedap di bandara ini. Masih bau sampah.Pantas saja Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut Tangerang Raya masuk dalam kategori “kota kotor” berdasarkan penilaian Adipura yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup.Tangerang Raya meliputi Tangerang Selatan, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, masih berada dalam kategori “kota kotor” (Kompas.com, Senin, 22/12/2025).Menurut penilaian Adipura, ada empat kategori, yaitu kota kotor, kota bersertifikat, kota Adipura, dan Kota Adipura Kencana.Tangerang yang selama ini dibilang “pemilik” Bandara Soekarno-Hatta, berada di tingkatan paling rendah: Kota Kotor. Selamatkan bandara!


(prf/ega)