Santri di Wonogiri Meninggal Diduga Akibat Bullying, Pemilik Ponpes: Semua Kalut

2026-01-17 02:12:19
Santri di Wonogiri Meninggal Diduga Akibat Bullying, Pemilik Ponpes: Semua Kalut
WONOGIRI, — Seorang santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Santri Manjung, Desa Manjung, Kecamatan Wonogiri Kota, Wonogiri meninggal dunia diduga akibat bullying oleh sesama santri.Santri laki-laki tersebut berinisial MMA (12), asal Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar.Korban dugaan perundungan itu diketahui duduk di bangku kelas VII dan baru sekitar enam bulan mondok di Ponpes Santri Manjung.MMA meninggal dunia pada Senin setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.Baca juga: Panggil Nama Orang Tua Dianggap Bercanda, Siswa SMA N 1 Sumberlawang Belum Pahami BullyingIa diduga meninggal karena dipukuli sejumlah santri lain.Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPKB P3A) Wonogiri, Suhartono, mengaku telah menerima aduan dari masyarakat atas peristiwa tersebut.“Kami mendapatkan aduan dari masyarakat. Ada kecurigaan santri meninggal dunia dengan luka lebam. Memang mengarah ke perundungan,” ujar Suhartono saat dihubungi Kompas.com, Kamis .Pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut dan telah berkoordinasi dengan kepolisian.Polisi juga disebut telah mengamankan sejumlah santri yang diduga terlibat.“Kalau dari kami, jangan sampai kejadian serupa terulang. Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban maupun pelaku. Ini korban dan pelakunya sama-sama anak-anak,” katanya.Baca juga: Cerita Ibu Siti di Brebes Cari Keadilan, Anak Meninggal Diduga Akibat Bullying di SekolahKorban sempat dirawat di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia dua hari kemudian.“Kalau pelakunya lebih dari satu orang, potensi kekerasannya tentu lebih berat. Informasinya, korban dipukul dan sebelumnya juga sudah ada tindakan perundungan,” jelas Suhartono.Ia pun mengimbau agar lingkungan, baik pondok pesantren, sekolah, maupun masyarakat umum, lebih peka terhadap indikasi bullying.“Kalau sampai meninggal dunia, kemungkinan kejadian itu tidak hanya sekali. Ini sangat kita sayangkan dan semoga tidak terulang,” terangnya.Pemilik Ponpes Santri Manjung, Eko Julianto, mengaku terkejut atas meninggalnya salah satu santrinya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-17 02:37