Polisi di Pasuruan Jualan Kopi Keliling Gratis, Untuk Apa?

2026-01-12 03:57:34
Polisi di Pasuruan Jualan Kopi Keliling Gratis, Untuk Apa?
PASURUAN, - Suasana di halaman Polres Pasuruan cukup berbeda pada Senin pagi.Usai apel, Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan melepas 17 motor operasional Bhabinkamtibmas yang sudah disulap dengan ditambah gerobak mini lengkap dengan aneka kopi.Nantinya, setiap personel Bhabinkamtibmas di Pasuruan, wajib berjualan kopi di masing-masing wilayahnya secara bergantian."Kopling, Kopi Keliling sebagai sarana membangun komunikasi langsung antara polisi dan masyarakat dengan pendekatan yang lebih hangat dan humanis," ujar Jazuli, Senin.Baca juga: Di Taman Heulang, Suryaningsih Menjemput Rezeki dari Segelas KopiDok. Humas Polres Pasuruan Kapolres Pasuruan AKBP. Jazuli Dani Iriawan mengecek kondisi motor operasional Bhabinkamtibmas yang akan menjual kopi gratis pada program 'Kopling' kopi keliling, Senin Kapolres Pasuruan mengatakan, program Kopling nantinya akan dijalankan Satbinmas dan anggota Bhabinkamtibmas masing-masing kelurahan atau desa di wilayah hukum Polres Pasuruan.Masing-masing personel Bhabinkamtibmas bakal menyusuri permukiman menggunakan sepeda motor dinas yang dimodifikasi menjadi warung kopi keliling. Mereka dapat berhenti kemudian bercengkerama dengan kelompok masyarakat sembari minum kopi."Selain harus mengenal setiap tomas di desa atau kelurahan, Kopling menjadi ruang komunikasi dan penyelesaian masalah. Terutama terkait keamanan dan ketertiban lingkungan," katanya.Kasat Binmas, Iptu Sunarti mengungkapkan, secara teknis personel Bhabinkamtibmas akan berjualan kopi gratis secara bergantian.Tak hanya itu, dia mengatakan, warga bisa dapat menyampaikan secara langsung terkait keadaan lingkungan sembari menikmati kopi gratis."Misalnya, saat warga berkumpul di poskamling sedang berjaga, personel Bhabinkamtibmas dapat mendengar keluhan terkait kamtibmas sembari berbagi kopi," ujar Sunarti.Baca juga: Disulap dari Rumah Lawas, Seruput Kopi Jadi Ruang Belajar Ternyaman bagi Santri PatiDi dalam pelaksanaannya, Kopling memiliki tiga tujuan utama yakni mendengarkan secara langsung kebutuhan warga, memberikan solusi di tempat atau meneruskan temuan untuk penanganan cepat, serta memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat.Untuk diketahui, di wilayah Kabupaten Pasuruan tingkat kriminal cukup tinggi. Mulai dari pencurian motor, peredaran sabu-sabu dan fenomena kekerasan dengan menggunakan bondet atau bom rakitan.“Kami berharap Kopling menjadi ruang baru untuk saling peduli dan menjaga wilayah tetap aman," kata Sunarti.


(prf/ega)