Tangan Pencuri Putus Saat Satroni Rumah Polisi di Lubuklinggau, Aksinya Terlihat dari CCTV

2026-01-12 06:29:43
Tangan Pencuri Putus Saat Satroni Rumah Polisi di Lubuklinggau, Aksinya Terlihat dari CCTV
- Seorang pria bernama Deni Pratama (23) mengalami nasib nahas setelah diduga hendak melakukan pencurian di rumah seorang anggota polisi Polres Lubuklinggau, Sumatera Selatan.Aksi pencurian yang terjadi pada Rabu pukul 02.00 WIB itu berujung tragis ketika tangan kanan Deni putus akibat sabetan senjata tajam warga yang mengejarnya.Peristiwa terjadi di Jalan Haji Matnur, RT 07, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Deni diduga tidak beraksi sendirian, melainkan bersama rekannya, Riki, yang hingga kini masih buron.Baca juga: Pencuri Pecah Kaca Mobil di Margonda Depok, Tas hingga Uang RaibKasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP M Kurniawan Azwar, menjelaskan kejadian berawal saat Puput, istri anggota polisi bernama Yogi, terbangun setelah mendengar anaknya menangis dan merasakan firasat tidak enak. Puput kemudian mengecek CCTV rumah.“Korban melihat rekaman CCTV dan terlihat di luar pagar dua orang laki-laki, satu berdiri dan satu lagi berusaha membongkar atau merusak gembok pagar rumah,” ujar Kurniawan.Saat itu Yogi sedang berada di Palembang menjalani pendidikan Perwira. Mendapat telepon dari istrinya, Yogi langsung menghubungi adiknya, Tedi, untuk mengecek kondisi rumah.Tedi yang melintas di depan rumah Yogi melihat dua orang tak dikenal sedang berupaya merusak kunci pagar.“Tedi langsung memutar motor dan mendekati kedua pelaku sembari mengatakan ‘kamu mau mencuri ya?’. Tedi juga berteriak ‘maling, maling’,” kata Kurniawan.Teriakan itu membuat warga sekitar keluar rumah dan mencoba menangkap kedua pelaku.Baca juga: Pencuri Belasan iPhone 17 di Lampung Ditangkap, Pelaku Suami Kepala TokoSaat hendak ditangkap, Deni disebut berusaha melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata tajam.Warga yang membawa senjata tajam kemudian mengejarnya. Dalam kejar-kejaran tersebut, tangan kanan Deni terkena sabetan pedang, hingga terputus di bagian pergelangan.“Pelaku berlari dikejar warga. Saat hendak dimassa, Deni meminta ampun untuk diserahkan ke polisi sambil menunjukkan tangannya yang sudah putus,” ujar Kurniawan.Ketua RT 07, Armedi, menuturkan bahwa warga sangat terkejut melihat kondisi Deni.“Niat menghajar pelaku langsung diurungkan warga setelah melihat kondisi tangannya yang putus,” ujarnya.Bagian tangan kanan Deni ditemukan tidak jauh dari rumah korban, Yogi.Baca juga: Kabur dari Kejaran Warga, Terduga Pencuri Tenggelam di Kali Sunter


(prf/ega)