Gibran Bakal Jadi Pembicara Khusus di Indonesia-Africa CEO Forum 2025

2026-01-12 04:35:36
Gibran Bakal Jadi Pembicara Khusus di Indonesia-Africa CEO Forum 2025
JAKARTA, - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan mengikuti sejumlah agenda di luar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dalam lawatannya ke Johannesburg, Afrika Selatan, pada 22-23 November 2025.Jurnalis Kompas.com Rahel Narda Catherine ikut serta dalam kunjungan kerja rombongan Wapres Gibran di Afrika Selatan. Ikuti laporan langsung tentang kegiatan Wapres Gibran di sini.Setidaknya, ada tiga agenda yang akan diikuti Gibran selama di sana, termasuk Indonesia-Africa CEO Forum dan MIKTA Leaders’ Gathering.Bahkan, dia akan menjadi pembicara khusus dalam Indonesia-Africa CEO Forum 2025."Selain menghadiri seluruh rangkaian pertemuan KTT G20, Wakil Presiden RI juga dijadwalkan untuk menyampaikan special address pada Indonesia-Africa CEO Forum 2025 pada 21 November 2025," tulis keterangan Kementerian Luar Negeri, Jumat .Baca juga: Jokowi Effect pada PSI Disebut Tergantung Kinerja Wapres GibranSementara itu, MIKTA Leaders’ Gathering akan dilaksanakan pada 22 November 2025."Dan berpartisipasi dalam MIKTA Leaders’ Gathering pada 22 November 2025 yang diselenggarakan Korea Selatan selaku Ketua MIKTA tahun ini," imbuhnya.Adapun lawatannya ke Afrika Selatan sejalan dengan intensitas agenda internasional yang telah dihadiri Indonesia pada tingkat tertinggi tahun ini.Agenda tersebut, termasuk Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York, KTT ASEAN di Kuala Lumpur, dan APEC Economic Leaders’ Week di Gyeongju.Di Afrika Selatan, Gibran akan menggantikan Prabowo memimpin delegasi Indonesia, yang berhalangan hadir.Baca juga: Gibran Wakili Prabowo di G20 Johannesburg 2025, Apa Tugasnya?Namun, Presiden Prabowo saat ini tengah memimpin percepatan sejumlah prioritas nasional menjelang akhir tahun, termasuk agenda strategis yang memerlukan arahan dan perhatian langsung di dalam negeri."Meski demikian, Presiden Prabowo Subianto terus mengikuti perkembangan pembahasan G20 melalui laporan berkala dari Sherpa Indonesia dan memberikan arahan substansif untuk memastikan posisi Indonesia tetap terjaga dan efektif dalam perundingan," jelasnya.Selain itu, Presiden Prabowo telah mengirimkan surat kepada Presiden Afrika Selatan, yang disampaikan secara langsung oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan selaku Utusan Khusus Presiden.Dalam surat tersebut, Prabowo menyampaikan tidak dapat menghadiri KTT G20, serta menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap keberhasilan penyelenggaraan KTT G20 di bawah Presidensi Afrika Selatan.Baca juga: Prabowo Tak Hadiri KTT G20 di Afrika Selatan dan Diwakili Gibran, Apa Alasannya?Nantinya, kehadiran Gibran pada KTT G20 menegaskan komitmen Indonesia terhadap G20 tetap kuat dan konsisten."Indonesia terus mendorong reformasi tata kelola global, memperkuat representasi negara berkembang, serta memainkan peran konstruktif dalam diplomasi Global South, selaras dengan prioritas Presidensi Afrika Selatan," jelasnya.Sebagai informasi, Presidensi G20 Afrika Selatan melanjutkan estafet kepemimpinan negara berkembang setelah Indonesia (2022), India (2023), dan Brasil (2024).Dengan mengusung tema “Solidarity, Equality, Sustainability”, Afrika Selatan memfokuskan pembahasan G20 pada empat prioritas utama, yakni penguatan ketahanan dan respons terhadap bencana; upaya memastikan keberlanjutan utang bagi negara berpendapatan rendah; mobilisasi pendanaan untuk transisi energi berkeadilan; serta pemanfaatan critical minerals untuk pertumbuhan yang inklusif dan pembangunan berkelanjutan.


(prf/ega)