-PT United Tractors Tbk (UNTR) terus memacu ekspansi di bisnis emas. Emiten Grup Astra ini sedang menuntaskan akuisisi tambang emas di Sulawesi Utara sambil mengejar peluang serupa di Australia.Corporate Secretary UNTR Ari Setiyawan menyampaikan proses pengambilalihan Proyek Doup dari PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) sudah masuk tahap pemenuhan syarat.“Mudah-mudahan kami bisa closing pada bulan Desember. Sudah CSPA, lalu pemenuhan conditions precedents. Kalau itu semua berjalan lancar, semoga paling lambat 23 Desember atau lebih cepat,” ujar Ari di Lampung, Kamis .Baca juga: United Tractors (UNTR) Catat Laba Bersih Rp 11,5 Triliun di Kuartal III 2025UNTR melalui PT Danusa Tambang Nusantara meneken perjanjian pembelian 99,99996 persen saham PT Arafura Surya Alam (ASA).PT Energia Prima Nusantara (EPN) juga mengambil porsi kecil dari Jimmy Budiarto, termasuk saham ASA dan MBP. Total nilai transaksinya mencapai 540 juta dolar AS. ASA mengelola tambang emas Doup.UNTR juga memburu aset emas di Australia. Ari menyebut beberapa aset sudah masuk pipeline akuisisi, meski belum ada kesepakatan.Kantor perwakilan di Perth yang baru dibuka berfungsi sebagai perpanjangan tangan untuk menjajaki calon aset.“Banyak prospek di sana yang perlu lebih didekati,” kata Ari.Baca juga: United Tractors (UNTR) Tegaskan Anak Usaha Tak Terlibat Kasus Solar di bawah Harga PasarUNTR menargetkan keseimbangan pendapatan antara batu bara dan non-batu bara pada 2030.Sekitar 60 persen pendapatan masih terkait batu bara. Aset mineral dianggap jalan tercepat untuk mengejar porsi non-batu bara.“Di batubara sudah besar, sekarang kami cari mineral yang signifikan. Sekarang cari tambang di Indonesia nggak banyak, jadi kami lihat peluang di sana masih banyak aset potensial,” ucap Ari.Perusahaan menyiapkan ekspansi lintas komoditas. Nikel, emas, dan energi terbarukan menjadi fokus.“Kami mempercepat dari yang non-coal,” kata Ari.
(prf/ega)
UNTR Kejar Tambang Emas Baru di Sulut dan Australia
2026-01-12 04:53:07
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:38
| 2026-01-12 04:15
| 2026-01-12 03:12
| 2026-01-12 02:27
| 2026-01-12 02:19










































