- Tak sedikit orangtua mengira tangisan bayi atau anak yang terlalu kencang dapat memicu hernia. Anggapan ini biasanya muncul ketika orangtua melihat adanya benjolan di perut, lipat paha, atau pusar saat anak menangis. Namun, menurut dr. Karmile, Sp.B.A., menangis bukanlah penyebab terjadinya hernia, baik pada bayi maupun anak.“Menangis bukan penyebab hernia. Jadi bukan gara-gara menangis, perutnya jadi lemah, bukan,” ujar dr. Karmile dalam Media Discussion RS Pondok Indah Group terkait penanganan hernia pada anak di Jakarta Pusat, Kamis .Baca juga: Hati-hati, Membiarkan Bayi Menangis Berdampak Buruk pada PsikologisnyaDr. Karmile menjelaskan, hernia pada anak umumnya terjadi karena adanya celah atau lubang bawaan pada dinding perut yang memang sudah ada sejak awal, bahkan sejak bayi masih berada di dalam kandungan.“Jadi sebenarnya lubangnya itu sudah ada, bukan gara-gara menangis dia jadi hernia,” jelasnya.Lubang yang dimaksud bukanlah lubang akibat robekan atau cedera, melainkan celah alami atau saluran yang seharusnya menutup dengan sendirinya setelah bayi lahir. Dalam beberapa kasus, saluran tersebut tidak menutup sempurna hingga saat kelahiran anak, sehingga menyisakan celah.Lewat celah inilah organ di dalam rongga perut, seperti usus atau jaringan lemak, dapat menonjol keluar dan terlihat sebagai benjolan.Baca juga: Mengenali Bahasa Tubuh Bayi Saat Menangis secara ManualMenangis memang bukan penyebab hernia. Namun, melalui tangisan inilah hernia yang sudah ada justru dapat menjadi tampak.Hal ini berkaitan dengan peningkatan tekanan di dalam rongga perut saat anak menangis.“Kalau menangis, tekanan dalam perut meningkat. Terus jadinya nyari jalan ke mana-mana. Karena ada lubang di situ, ya dia masuk,” jelas dr. Karmile.Akibatnya, benjolan hernia yang sebelumnya tidak tampak dapat muncul saat bayi atau anak menangis. Benjolan juga bisa terlihat ketika anak mengejan saat buang air besar atau saat bayi menggeliat.“Jadi bukan gara-gara menangis dia jadi hernia. Tapi gara-gara menangis, hernianya jadi ketahuan,” tambahnya.Baca juga: Bayi Juga Bisa Mengalami Infeksi Saluran Kemih, Waspadai PenyebabnyaDr. Karmile juga meluruskan anggapan bahwa menangis terlalu kencang dapat membuat dinding perut anak menjadi lemah dan akhirnya menimbulkan hernia.“Menangis tidak sampai bikin dinding perut kita lemah,” tegasnya.
(prf/ega)
Mitos atau Fakta, Bayi Menangis Terlalu Kencang Sebabkan Hernia?
2026-01-11 03:58:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:56
| 2026-01-11 03:56
| 2026-01-11 03:51
| 2026-01-11 02:30
| 2026-01-11 01:44










































