CIA Kerahkan Drone, Serang Fasilitas Pelabuhan di Pantai Venezuela

2026-01-12 05:22:59
CIA Kerahkan Drone, Serang Fasilitas Pelabuhan di Pantai Venezuela
WASHINGTON, - CIA ternyata telah melakukan serangan drone terhadap fasilitas pelabuhan di pantai Venezuela awal bulan ini.Hal tersebut diungkapkan oleh seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut, dikutip dari CNN, Selasa .Meski belum pernah dipublikasikan, serangan drone itu menargetkan dermaga terpencil yang diyakini AS digunakan oleh kelompok Tren de Aragua untuk menyimpan narkoba dan memindahkannya ke kapal pengiriman selanjutnya.Menurutnya, tak ada seorang pun yang berada di fasilitas tersebut saat serangan terjadi, sehingga tidak ada korban jiwa.Baca juga: AS Targetkan Bencana Ekonomi di Venezuela, Militer Kepung Jalur MinyakSementara itu, dua sumber mengatakan, Pasukan Operasi Khusus AS memberikan dukungan intelijen untuk operasi tersebut.Hal ini menggarisbawahi keterlibatan mereka yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Namun, juru bicara Komando Operasi Khusus AS, Kolonel Allie Weiskopf membantah hal itu."Operasi Khusus tidak mendukung operasi ini termasuk dukungan intelijen," tegasnya.Presiden AS, Donald Trump pertama kali mengakui serangan itu dalam sebuah wawancara pekan lalu yang awalnya kurang mendapat perhatian.Baca juga: Rusia Turun Tangan Dukung Venezuela Hadapi Blokade Maritim ASDalam sebuah wawancara pada 26 Desember, Trump mengakui bahwa AS telah melumpuhkan fasilitas besar tempat kapal-kapal berasal.Hal itu diungkapkannya saat berbicara tentang kampanye melawan Venezuela. Ketika ditanya lagi tentang hal itu pada Senin , ia mengatakan bahwa AS menyerang area dermaga tempat mereka memuat kapal-kapal dengan narkoba. Namun, ia menolak berkomentar ketika ditanya apakah serangan itu dilakukan oleh militer atau CIA.Baca juga: Siaga Satu, AS Kerahkan Pasukan Khusus dan 10 Pesawat Osprey ke Dekat VenezuelaAFP/FEDERICO PARRA Kapal tanker minyak berbendera Guinea saat menunggu pengisian muatan di Maracaibo, Negara Bagian Zulia, Venezuela, 9 Mei 2025.Salah satu sumber mengatakan, serangan itu berhasil karena menghancurkan fasilitas dan kapal-kapalnya.


(prf/ega)