Rencana TNI Kirim Pasukan ke Gaza Tunggu Mandat PBB

2026-02-02 06:53:54
Rencana TNI Kirim Pasukan ke Gaza Tunggu Mandat PBB
JAKARTA, – Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan hingga saat ini belum ada mandat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait rencana pengiriman pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Gaza dalam misi kemanusiaan dan perdamaian.“Pada prinsipnya kita siap," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas saat ditemui di kantor Kemhan, Jakarta, Rabu ."Hanya, selagi belum ada mandat PBB ataupun izin dari negara tuan rumah, tentunya kita tidak bisa mengirimkan secara sepihak,” imbuh Frega.Baca juga: TNI AD Sudah Konsolidasi Kesiapan Kirim Pasukan Perdamaian ke GazaIa menjelaskan, dalam konteks operasi pemeliharaan perdamaian, keputusan pengiriman pasukan berada di bawah kewenangan PBB dan persetujuan negara yang bersangkutan.Karena itu, Indonesia tidak bisa bertindak sendiri tanpa dasar hukum dan mandat internasional.“Kalau terkait dengan peacekeeping, sebenarnya lebih tepat ditanyakan ke Mabes TNI karena penyiapan secara operasional dilakukan di sana, termasuk penggunaan kekuatan,” jelasnya.Meski demikian, Frega menegaskan bahwa komitmen Indonesia untuk berkontribusi dalam perdamaian dunia tetap menjadi pedoman utama pemerintah, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.Baca juga: TNI Siap Sambut Komando Prabowo Demi Damai di Gaza Palestina“Komitmen kita untuk berkontribusi pada perdamaian dunia, seperti yang disampaikan Presiden Prabowo, tetap kita pedomani,” ujarnya.Menurut Frega, setiap misi pengiriman pasukan perdamaian ke luar negeri harus memenuhi dua syarat utama, mandat dari PBB dan persetujuan dari negara tuan rumah.Tanpa dua hal tersebut, Indonesia tidak bisa mengirimkan pasukan secara unilateral.“Walaupun kita sudah menyiapkan, kita tidak bisa secara sepihak mengirimkan langsung. Kita membutuhkan persetujuan dan mandat PBB, itu yang paling penting,” tegasnya.Ia menambahkan, hingga kini koordinasi antar lembaga terus dilakukan, termasuk antara Kemhan, Mabes TNI, Kementerian Luar Negeri, dan lembaga terkait lainnya.Baca juga: TNI Matangkan Komposisi dan Jumlah Pasukan untuk Misi Perdamaian di Gaza“Sampai dengan saat ini penyiapan tetap dilakukan. Koordinasi antar lembaga juga terus berjalan. Mabes TNI melalui staf operasi luar negeri terus melakukan pertemuan dengan Kemlu dan beberapa stakeholder lainnya,” tutur Frega.Sebelumnya, TNI menyatakan siap menjalankan setiap keputusan pemerintah terkait kemungkinan pengiriman pasukan ke Gaza dalam misi kemanusiaan dan perdamaian, sejalan dengan posisi Indonesia yang terus mendorong penghentian kekerasan dan perlindungan warga sipil di Palestina.Hal ini disampaikan Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, menanggapi kabar mengenai keterlibatan Indonesia bersama Mesir, Turki, dan Azerbaijan dalam misi perdamaian di wilayah konflik tersebut.“TNI pada prinsipnya selalu siap melaksanakan setiap keputusan dan kebijakan pemerintah, dalam hal ini perintah langsung dari Presiden Republik Indonesia selaku Panglima Tertinggi TNI," kata Freddy kepada wartawan, Senin .


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-02 05:28