Pembuat Game "Call of Duty", Vince Zampella Tewas Dalam Kecelakaan di California

2026-01-11 23:36:51
Pembuat Game
LOS ANGELES, - Salah satu pembuat game "Call of Duty" Vince Zampella tewas dalam sebuah kecelakaan mobil di California, Minggu .Kabar ini dikonfirmasi oleh Electronic Arts, pemilik Respawn Entertainment, sebuah studio game yang ia dirikan bersama rekan-rakannya.Zampella disebut sedang bepergian dengan mobil Ferrari bersama orang lain. Dalam perjalanan, ombil itu menabrak dan terbakar di jalan raya."Ini adalah kehilangan yang tak terbayangkan, dan hati kami bersama keluarga Vince, orang-orang terkasihnya, dan semua orang yang tersentuh oleh karyanya," kata juru bicara Electronic Arts, dikutip dari BBC, Selasa .Baca juga: Ribuan Penggemar Padati Seoul Rayakan Akhir Musim Squid GamePara pejabat mengatakan, orang yang duduk di kursi penumpang terlempar keluar, sedangkan pengemudi terjebak dalam mobil. Belum jelas apakah Zampella yang mengemudikan mobil tersebut dan siapa orang lain yang berada di dalam mobil.Namun, kedua orang yang berada di dalam kendaraan tersebut dinyatakan tewas."Karena alasan yang tidak diketahui, kendaraan tersebut keluar dari jalan raya, menabrak pembatas beton, dan terbakar habis," kata Kepolisian Jalan Raya California dalam sebuah pernyataan.Sebagai informasi, Zampella menciptakan game "Call of Duty" bersama kolaborator lamanya, Jason West dan Grant Collier pada 2003.Baca juga: Jet Tempur F-16 AS Jatuh di Gurun California, Meledak Saat TerbangTerinspirasi oleh peristiwa Perang Dunia II, permainan ini telah terjual lebih dari 500 juta kopi. Ini menjadikan pemiliknya, Activision (Microsoft), sebagai salah satu perusahaan game paling menguntungkan. Game ini juga telah menghasilkan film live-action yang akan segera tayang.Waralaba Call of Duty bukanlah satu-satunya kesuksesannya. Zampella juga berada di balik game populer lainnya, termasuk "Medal of Honor", "Titanfall", dan "Apex Legend"."Dia sangat peduli dengan pengalaman pemain, dia peduli dengan pembuatan game, dia peduli dengan perasaan orang-orang saat bermain," ujar Keza MacDonald, editor video game Guardian."Itu benar-benar terlihat setiap kali Anda berbicara dengannya," lanjutnya.Baca juga: Pengemudi California Pertahankan Pelat Nomor IAMISIS meski Kontroversial


(prf/ega)