Litbang "Kompas": Citra Positif Polri Meningkat Jadi 64,4 Persen

2026-01-16 22:35:41
Litbang
JAKARTA, - Hasil survei Litbang Kompas pada Oktober 2025, memperlihatkan peningkatan pada citra positif Kepolisian Republik Indonesia (Polri).Data Litbang Kompas memperlihatkan citra positif Polri meningkat sebesar 19,9 persen, dari 42,5 persen pada September 2025, menjadi 64,4 persen pada Oktober 2025.Namun, Litbang Kompas juga mencatatkan dinamika pada citra positif polri mulai Januari sampai Oktober 2025.Pada Januari 2025, citra positif Polri berada di angka 65,7 persen. Namun, angka tersebut menurun berdasarkan hasil survei Litbang Kompas pada April 2025. Citra positif Polri melorot menjadi 53,4 persen.Baca juga: Litbang Kompas: Citra Positif dan Kepuasan Publik Terhadap Polri ReboundDikutip dari Kompas.id, Kamis , Peneliti Litbang Kompas, Yohanes Mega Hendarto menganalisis penurunan tersebut terjadi karena adanya serangkaian kasus kekerasan yang melibatkan aparat kepolisian.Di antaranya, kasus pagar laut di Tangerang dan kasus kematian Gamma, siswa SMKN 4 Semarang, yang diduga ditembak oknum polisi.Kemudian, citra positif Polri sempat naik ke angka 58 persen pada hasil survei bulan Juli 2025.Menurut Yohanes, sedikit kenaikan itu terjadi karena adanya perbaikan pola komunikasi publik Polri dan beberapa inisiatif pelayanan digital.Kemudian, dia menyebut, penilaian publik terhadap Polri kembali turun ke titik terendah bahkan menandai fase krisis paling serius dalam dua tahun terakhir pada akhir Agustus 2025.Baca juga: Putusan MK Tegaskan Polri Memang Harus Kembali ke KhitahSejumlah insiden yang menewaskan beberapa orang, termasuk pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan, menjadi pemicu gelombang kritik keras terhadap Polri saat itu.Akibatnya, Litbang Kompas memotret citra positif Polri turun lagi ke angka 44,5 persen pada September 2025.Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas bulan Oktober 2025, tingkat kepuasan publik terhadap polri juga terlihat meningkat menjadi 65,1 persen.Pasalnya, pada hasil survei Litbang Kompas pada September 2025, tingkat kepuasan publik terhadap Polri sebesar 42,5 persen.Kemudian, sama seperti pola pada citra positif Polri, kepuasan publik terhadap Polri pada Januari 2025 berada di angka 63,9 persen.Namun, angka tersebut merosot tajam menjadi 45 persen pada hasil survei Litbang Kompas periode April 2025.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-16 20:46