Skor IELTS atau TOEFL Cekak, Pasti Gagal Masuk Ivy League? Ini Penjelasannya

2026-01-12 06:07:12
Skor IELTS atau TOEFL Cekak, Pasti Gagal Masuk Ivy League? Ini Penjelasannya
- Bagi calon mahasiswa internasional, skor IELTS menjadi salah satu syarat penting sebelum diterima di kampus luar negeri, termasuk kampus bergengsi di Ivy League.Banyak pelajar masih mempertanyakan apakah skor IELTS band 6.0 sudah cukup untuk mendaftar atau perlu mencapai skor lebih tinggi agar memenuhi ketentuan kampus.Permintaan skor bahasa Inggris yang tinggi bukan tanpa alasan, sebab sebagian besar kampus Ivy League menerapkan kurikulum berbasis akademik tingkat lanjut dan membutuhkan kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni.Dengan ketentuan ini, calon mahasiswa perlu mengetahui rentang skor IELTS, standar minimal yang diterapkan di kampus-kampus Ivy League serta jurusan yang memiliki syarat skor lebih tinggi dibanding fakultas lainnya.Berikut rangkum penjelasan lengkap mengenai rentang skor IELTS dan standar Ivy League.Baca juga: Kisah Zahra Anak Petani Brebes, Raih Beasiswa 3 Kampus Ivy League ASDilansir dari laman ielts.org, Selasa , klasifikasi skor IELTS adalah sebagai berikut:Artinya, skor minimal umumnya merujuk pada band 6.0, atau ketika band keseluruhan cukup tapi salah satu komponen (misalnya writing atau speaking) di bawah standar yang dipersyaratkan.Baca juga: TOEFL Vs IELTS: Ini Perbedaan Lengkap dan Cara Memilih Tes yang TepatSebagian besar kampus Ivy League mensyaratkan ketentuan bahasa Inggris yang ketat. Untuk pelamar internasional, persyaratan umum adalah:Dengan standar ini, pelamar dengan IELTS 6.0-6.5 kemungkinan besar belum memenuhi syarat bahasa di Ivy League, terutama jurusan kompetitif dan bergengsi seperti hukum, kedokteran, bisnis, atau sains terapan.Namun, ada beberapa pengecualian atau strategi alternatif:Baca juga: Beasiswa S1-S3 ke China 2026 Dibuka, Kuliah Gratis Tanpa Syarat TOEFL IELTSBeberapa jurusan di kampus Ivy League menetapkan standar yang berbeda. Berikut gambaran kisaran skor berdasarkan data resmi masing-masing universitas (program undergraduate):Beberapa universitas menambahkan catatan, skor lebih rendah dapat diterima hanya jika pelamar mengikuti program persiapan bahasa (bridging / English support program), tetapi hal ini tidak berlaku untuk jurusan kompetitif seperti hukum, kedokteran, atau bisnis.


(prf/ega)