Kisah Neas Wanimbo, Buka Akses Pendidikan untuk Anak Papua Pegunungan

2026-02-04 23:12:33
Kisah Neas Wanimbo, Buka Akses Pendidikan untuk Anak Papua Pegunungan
- Neas Wanimbo percaya pendidikan bisa membuka pintu masa depan.“Saya ingin anak-anak di kampung punya kesempatan belajar seperti anak-anak di kota," kata Neas Wanimbo, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa .Melihat anak-anak di Kampung Huewi, Distrik Tangma, Papua Pegunungan belum bisa membaca dengan lancar, ia mengajak beberapa pemuda lokal membuka kelas literasi sore hari.Peralatan yang digunakan sangat sederhana. Papan tulis kecil, buku-buku sumbangan, dan alat tulis dari donasi.Cara belajarnya disesuaikan dengan apa yang paling dekat dengan kehidupan anak-anak Papua, seperti cerita rakyat, lagu, permainan, dan kegiatan alam.Baca juga: Syarat WNI Diaspora Jadi Dosen di IndonesiaMenurut data BPS tahun 2024, Papua Pegunungan memiliki rata-rata lama sekolah hanya enam tahun dan fasilitas sekolah minim. Banyak anak bahkan tidak berkesempatan belajar secara konsisten di sekolah formal.Kala kuliah di Universitas Tanri Abeng Jakarta, Neas mulai mengajak teman-teman kampus berdonasi, membuat kegiatan pengadaan buku-buku, belajar bersama untuk anak-anak di Papua, dan pulang membawa “kabar baik” bagi kampungnya.Komitmen dan rasa memiliki bersama menjadi fondasinya mendirikan Yayasan Hano Wene Indonesia pada 2021.Nama Hano Wene berarti “kabar baik” dalam bahasa Hubla.Nama itu dia pilih dengan doa bahwa setiap program yang dilakukannya akan menjadi kabar baik bagi anak-anak, keluarga, dan masyarakat di pedalaman Papua.Nilai-nilai yang Hano Wene junjung sejak awal adalah kebaikan, kebersamaan, dan keberanian untuk membawa perubahan dari tempat yang sederhana.“Kami tidak menggantikan guru. Kami berjalan bersama mereka, membantu anak-anak belajar dengan cara mereka sendiri,” ucap Neas.Suatu hari, seorang anak yang pemalu, Yongki memberanikan diri maju untuk membaca keras-keras di depan teman-temannya.“Anak-anak lain langsung tepuk tangan. Saat itu saya tahu bahwa kami tidak hanya mengajar membaca, tetapi menumbuhkan kepercayaan diri,” kenang Neas.Dengan dana terbatas dan perjalanan menuju kampung Huewi yang sering menyulitkan, semangat Neas tidak padam.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-04 22:46