Menekraf Resmikan Creative Hub Tanah Datar, Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif Daerah

2026-01-12 03:36:53
Menekraf Resmikan Creative Hub Tanah Datar, Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif Daerah
- Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) meresmikan Creative Hub Tanah Datar sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) di daerah.Creative Hub Tanah Datar diresmikan secara langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf), Teuku Riefky Harsya. Ia menilai Tanah Datar memiliki potensi besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di Sumatera Barat (Sumbar).Hal tersebut disampaikan Riefky saat menghadiri Malam Puncak Ekraf Festival 2025 di Lapangan Cindua Mato, Minggu .Riefky mengatakan bahwa langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, yang menetapkan Sumbar sebagai satu dari 15 provinsi prioritas pengembangan ekonomi kreatif.“Tanah Datar memiliki akar budaya yang kuat. Dengan sentuhan inovasi, teknologi digital, dan kreativitas yang tinggi, maka ekonomi kreatif lahir, tumbuh, dan berkembang,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa .Baca juga: BPS dan Kemenekraf Bersinergi, Kreator Lokal Dilibatkan dalam Sosialisasi SE2026Peresmian Creative Hub merupakan bagian dari kolaborasi antara Kemenekraf dan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Tanah Datar sejak penetapannya sebagai Kabupaten/Kota Kreatif pada 2021.Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi ruang pengembangan kreativitas, inovasi, kolaborasi, serta inkubasi produk kreatif. Creative Hub juga diharapkan menjadi pusat peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif dan kualitas daya saing produk.Potensi kreatif Tanah Datar dalam Ekraf Fest 2025Pada Malam Puncak Ekraf Fest 2025 menampilkan potensi kreatif Tanah Datar, mulai dari seni tari, musik, kriya, fotografi, hingga fesyen. Penampilan tersebut dianggap mencerminkan dinamika dan perkembangan industri kreatif Tanah Datar.Dengan keragaman seni budaya tersebut, Tanah Datar dinilai memiliki peluang besar untuk tampil di tingkat nasional bahkan internasional.Menurut Riefky, penampilan generasi muda dalam acara tersebut menunjukkan potensi serta kesiapan mereka bersaing di dunia industri.Baca juga: Kemenekraf-OJK Siapkan Pendanaan Industri Kreatif Melalui Tokenisasi“Hanya butuh sedikit sentuhan agar nilai komersialisasinya semakin tinggi. Ini bisa membuka lapangan kerja baru dan menjadi solusi nyata dalam mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia,” ucapnya.Pada kesempatan itu, Riefky mengapresiasi komitmen dan visi Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam memajukan industri kreatif daerah.Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan daya kreatif masyarakat sebagai modal utama untuk memajukan industri kreatif di Tanah Datar.Creative Hub sebagai langkah strategis pemerintahPada kesempatan yang sama, Bupati Tanah Datar Eka Putra menegaskan bahwa Creative Hub menjadi langkah strategis pemerintah daerah (pemda) untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai penggerak ekonomi masyarakat.“Dengan hadirnya Creative Hub, kami berharap subsektor ekraf dapat berkembang lebih luas dan menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkarya, berpromosi, dan menjual produk-produk mereka sehingga mampu menggerakkan dan mendongkrak ekonomi daerah,” imbuhnya.Baca juga: MoU Kemendes dan Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Bergeliat di DesaDalam kesempatan tersebut, Menekraf Riefky juga menyerahkan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kepada lima pelaku ekraf secara simbolis dari subsektor seni pertunjukan, musik, film, dan fotografi sebagai bentuk dukungan terhadap perlindungan karya kreatif di Tanah Datar.Sebagai informasi, dalam kunjungan tersebut Riefky hadir bersama Direktur Fasilitasi Infrastruktur Fahmy Akmal, Direktur Kuliner Andi Ruswar, serta Direktur Televisi dan Radio Pupung Thariq Fadhillah.


(prf/ega)