Detik-detik Mobil 2 Kali Tertemper Kereta di Jakbar hingga Tercebur Kali

2026-02-01 17:55:54
Detik-detik Mobil 2 Kali Tertemper Kereta di Jakbar hingga Tercebur Kali
Mobil jenis SUV tertabrak kereta hingga tercebur ke kali di Jakarta Barat (Jakbar). Mobil tersebut sempat 2 kali tertemper KRL sebelum jatuh ke kali.Peristiwa itu terjadi pada Rabu (26/11/2025) malam. Mobil jip tersebut tertemper kereta saat melaju di perlintasan kereta di kawasan Jalan Raya Klingkit, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakbar."Terjadi kecelakaan lalu-lintas sekitar pukul 19.30 WIB di perlintasan kereta api tanpa palang pintu Klingkit Jembatan Gantung Cengkareng," demikian keterangan di akun X TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, Kamis (27/11).Dalam video dan foto yang diunggah, tampak mobil jeep berwarna putih itu ada di dasar kali. Petugas kepolisian sudah ada di lokasi untuk memantau kondisi setelah terjadinya kecelakaan.Mobil tersebut tertemper kereta dua kali dalam waktu berdekatan. Seusai tabrakan kedua, mobil berwarna putih itu kemudian terjatuh ke kali."Sebuah mobil jip tertabrak kereta dari 2 arah kemudian jatuh ke kali di sekitaran lokasi," katanya.Dalam video yang beredar, terlihat mobil tersebut awalnya tertabrak pada bagian belakang. Mobil tersebut terpelanting hingga berhenti di sisi rel lainnya.Kurang dari 1 menit kemudian, datang kereta dari arah berlawanan yang kembali menabrak mobil tersebut. Pada tabrakan kedua ini, mobil tersebut langsung terjerembap ke kali di lokasi kecelakaan.Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kecelakaan tersebut. Kecelakaan ditangani anggota Laka Lantas Jakarta Barat.Di dalam mobil tersebut hanya ada pengemudi pria berinisial TR (48). Mobil bernopol B-1976-BYJ itu tertabrak kereta api (KA) Ekspres Bandara di perlintasan Jembatan Gantung, Cengkareng.Mobil tersebut melaju di Jalan Klingkit dari arah utara menuju selatan. Sementara KA Ekspres Bandara melaju dari arah Stasiun Rawa Buaya menuju Stasiun Duri.Lihat juga Video: Detik-detik KA Bangunkarta Tabrak Motor-Mobil di Sleman[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-02-01 17:26