KLH Segel Empat Perusahaan Diduga Perparah Banjir Sumatera

2026-01-13 06:53:54
KLH Segel Empat Perusahaan Diduga Perparah Banjir Sumatera
JAKARTA, - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyegel empat perusahaan yang diduga memperparah banjir di Sumatera.Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono menyebut keempat perusahaan itu sudah dipasangi garis Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPKH).“Ada 4 perusahaan yang sdh dipasang segel Papan Pengawasan dan PPLH Line termasuk,” kata Diaz kepada awak media, Selasa .Baca juga: Banjir Barang Impor Deras, Bagaimana Nasib Industri Padat Karya?Empat perusahaan itu terdiri dari PT Agincourt Resources yang bergerak di pertambangan emas, PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) pengembang PLTA Batang Toru, PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III), dan perusahaan kebun kelapa sawit PT Sago Nauli.Diaz menjelaskan, penyegelan terhadap PTPN III, PT Agincourt Resources, dan PLTA Batang Toru dilakukan pada Jumat .“Hari Minggu 7 Desember, PT Sago Nauli,” ujar Diaz.KLH kini memanggil dan memeriksa delapan perusahaan yang diduga merusak kawasan hutan serta berkontribusi terhadap banjir di Sumatera.Dugaan awal menunjukkan pembabatan hutan membuat daerah aliran sungai (DAS) tertekan dan memicu erosi besar.Baca juga: Perusahaan Asuransi Diminta Mudahkan Syarat Klaim Korban Banjir SumateraSementara itu, kasus kayu gelondongan yang hanyut saat banjir menjadi ranah penyelidikan Kementerian Kehutanan dan Bareskrim Polri.“KLH masih melakukan pemanggilan terhadap 8 perusahaan di DAS Batang Toru. Empat hari ini, besok lainnya menyusul,” jelas Diaz.Temuan awal KLH mengungkap kegiatan bisnis sejumlah perusahaan dilakukan dengan pembukaan lahan yang memberi tekanan besar pada DAS. Pembukaan hutan memicu pelepasan material kayu dan erosi dalam skala luas.“Dari overview helikopter, terlihat jelas aktivitas pembukaan lahan untuk PLTA, hutan tanaman industri, pertambangan, dan kebun sawit,” kata Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup KLH/BPLH, Rizal Irawan dalam keterangan resminya, Sabtu .


(prf/ega)