Angin Puting Beliung Rusak 102 Rumah di Sidoarjo, Warga Gotong Royong Perbaiki

2026-01-12 04:37:36
Angin Puting Beliung Rusak 102 Rumah di Sidoarjo, Warga Gotong Royong Perbaiki
SIDOARJO, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mencatat sebanyak 3 desa di 2 kecamatan terdampak angin puting beliung pada Sabtu sore.Akibat peristiwa tersebut, 102 rumah warga, 3 tempat usaha, dan 2 fasilitas umum dilaporkan rusak.Warga terdampak bersama terus bergotong royong memperbaiki bangunan yang rusak hingga Senin pagi ini.Baca juga: Siklon Tropis Picu Banjir Rob dan Puting Beliung di Wilayah Pesisir JakartaPelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Sidoarjo, Sabino Mariano, mengatakan pihaknya masih melakukan asesmen untuk mengetahui tingkat kerusakan secara menyeluruh.BPBD juga berkoordinasi dengan PLN untuk memulihkan aliran listrik yang sempat terputus."Kami terus melakukan koordinasi dengan TNI, Polri, PLN, Dinas Sosial, pemerintah desa, dan kecamatan," kata Sabino.Selain pendataan, BPBD menyalurkan bantuan darurat berupa terpal untuk menutup atap rumah warga yang rusak atau hilang akibat terpaan angin kencang."Asesmen masih terus kami lakukan. Terpal sudah kami distribusikan sebagai penanganan sementara," ujarnya.Data BPBD menunjukkan, desa terdampak meliputi Desa Prasung dan Desa Dukuh Tengah di Kecamatan Buduran, serta Desa Jambangan di Kecamatan Candi. Desa Prasung menjadi wilayah dengan kerusakan paling parah, dengan total 51 rumah terdampak.Kerusakan di Desa Prasung tersebar di RT 08 RW 03 sebanyak 33 rumah dan satu fasilitas umum, RT 11 RW 05 dua rumah, serta RT 12 RW 05 terdapat 16 rumah dan satu fasilitas umum mengalami kerusakan ringan."Total keseluruhan terdapat 102 rumah warga, 3 tempat usaha, dan 2 fasilitas umum yang rusak di tiga desa," kata Sabino.Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang Watukrus Sikka NTT, 1 Rumah RusakPeristiwa ini terjadi saat cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Sidoarjo, menyebabkan kerusakan bangunan dan terputusnya aliran listrik di tiga desa terdampak.


(prf/ega)