Jakarta - Enam mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang hanyut di Sungai Jolinggo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah ketika sedang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada Selasa 4 November 2025.Diketahui keenam mahasiswa tersebut mulanya sedang bermain air di Wisata Tubing Genting. Namun, kondisi arus tiba-tiba semakin deras karena curah hujan yang cukup tinggi.Peristiwa ini dibenarkan oleh Kapolres Kendal AKBP Hendry Sianipar, tim kepolisian pun bergegas untuk melakukan pencarian bersama dengan Basarnas.Advertisement"Betul, ada mahasiswa yang hanyut. Kami sedang fokus membantu pencarian," kata Hendry, Selasa 4 November 2025.Usai melakukan pencarian selama beberapa jam, tim kepolisian dan Basarnas berhasil menemukan tiga mahasiswa dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Ketiga mahasiswa tersebut, yaitu Riska Amalia (21), Syifa Nadilah (21), dan Muhammad Labib Riski (21).Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang Budiono mengungkapkan upaya pencarian korban mengalami kendala karena cuaca buruk dan kondisi sungai yang ekstrem. Usai ketiga korban ditemukan, evakuasi pun langsung dilakukan ke Puskesmas Singorojo untuk visum dan penanganan lebih lanjut.Tragedi ini pun menarik simpati Rektor UIN Walisongo Semarang, Nizar. Dia menuturkan akan terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan tim SAR untuk mendukung upaya pencarian dan mendampingi keluarga korban di lokasi."Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan tim SAR untuk mendukung upaya pencarian serta mendampingi keluarga mahasiswa di lokasi," katanya.Kemudian dua korban lain berhasil ditemukan pada hari kedua pencarian dalam kondisi tidak bernyawa. Identitas kedua mahasiswa tersebut, yakni Bima Pranawira (21) dan Muhammad Jibril Asyarofi (21). Korban ditemukan sekitar 3,5 km dari titik awal dinyatakan hilang. Usai ditemukan, jenazah keduanya langsung dievakuasi di RSUD Kendal."Dua korban ditemukan pada hari kedua pencarian," kata Kasi Operasi Kantor SAR Semarang Mulwahyono di Kendal, Rabu 5 November 2025, dikutip dari Antara.Lalu korban terakhir bernama Nabila Yulian Dessi Pramesti (21) juga berhasil ditemukan pada Rabu malam, 5 November 2025 dalam kondisi meninggal. Nabila ditemukan dengan jarak sekitar 10 km dari titik awal dinyatakan hilang. Penemuan jasad ini telah dikonfirmasi oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Semarang, Budiono."Kami menerima informasi dari warga setempat yang menemukan sesosok mayat. Setelah diverifikasi, ternyata itu adalah Nabila, korban terakhir yang kami cari," ucap Budiono.Berikut sederet fakta terkait mahasiswa KKN hanyut di Sungai Jolinggo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah dihimpun Tim News Liputan6.com:
(prf/ega)
6 Fakta Terkait Enam Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Hanyut di Sungai Jolinggo Kendal
2026-01-12 06:34:23
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:21
| 2026-01-12 06:16
| 2026-01-12 06:10
| 2026-01-12 06:03
| 2026-01-12 05:29










































