SEMARANG, - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegur operator Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang, sebab kerap terjadi kasus kecelakaan. Ia akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengoperasian BRT Trans Semarang.Agustina mengungkapkan, bahwa pihak ketiga selaku operator telah dipanggil dan mendapat teguran agar segera melakukan pemeriksaan ulang.Menurutnya, ada beberapa hal yang menjadi indikasi, salah satunya adalah soal keberatan muatan.Selain itu, juga faktor mesin dan sumber daya manusia."Ada beberapa hal yang menjadi indikasi. Nomor satu, sepertinya alasannya adalah keberatan muatan. Terus kemudian yang kedua, karena memang mesinnya sudah tidak seperti baru. Terus yang ketiga, sumber daya manusianya. Tiga hal ini kita evaluasi,” kata Agustina, Selasa .Baca juga: Bus Trans Semarang Tak Kuat Nanjak dan Hampir Masuk Jurang, 5 Penumpang Luka-lukaAgustina menegaskan, agar para pengemudi tidak memaksakan mengangkut penumpang ketika bus sudah mencapai kapasitas maksimal, karena berpotensi menimbulkan bahaya.Selain kelebihan muatan, Agustina menyoroti kondisi kesehatan bus yang dinilai tidak optimal.Proses uji terhadap armada yang akan dikontrak dianggap tidak dilakukan secara menyeluruh. Hal tersebut kini juga menjadi perhatian.“Saya panggil kepala dinas dan sekretarisnya. Saya tidak mau tahu, karena ini sudah berkali-kali dan itu membahayakan,” tegasnya.Baca juga: Kurangi Pencemaran Udara, Wali Kota Agustina Uji Coba Bus Listrik Trans SemarangAgustina kini mewajibkan pihak ketiga untuk melakukan uji kelayakan pada seluruh armada yang akan kembali dikontrak untuk periode Januari 2026 mendatang.Wali Kota bahkan meminta untuk melihat langsung proses pengujian tersebut.“Bukan saya suudzon, bahwa bus-nya tidak datang tetapi suratnya keluar. Saya ingin melihat sendiri bagaimana bus itu diuji dengan sebenar-benarnya karena ini untuk keselamatan penumpang,” tegas Agustina.Karena kontrak baru akan berjalan mulai Januari 2026, Pemkot Semarang memberikan waktu kepada pihak operator untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan armada.Baca juga: Bus Listrik Trans Semarang Mulai Uji Coba, Warga Bisa Naik GratisDirinya meminta agar seluruh proses uji armada rampung sebelum 1 Januari 2026.
(prf/ega)
Wali Kota Soroti Bus Trans Semarang Kerap Kecelakaan, Pihak Ketiga Wajib Uji Kelayakan
2026-01-12 04:00:14
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:05
| 2026-01-12 03:46
| 2026-01-12 03:23
| 2026-01-12 03:06
| 2026-01-12 02:36










































