Presiden Meksiko Jadi Korban Pelecehan Seksual, Regulasi Nasional Bakal Ditinjau Ulang

2026-02-08 18:20:16
Presiden Meksiko Jadi Korban Pelecehan Seksual, Regulasi Nasional Bakal Ditinjau Ulang
- Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, mendorong agar pelecehan seksual dikategorikan sebagai pelanggaran hukum berskala nasional.Desakan itu menyusul insiden tidak pantas yang dialaminya saat menyapa warga di kawasan dekat Istana Presiden, Mexico City.Sheinbaum mengungkapkan, dirinya telah melaporkan pelaku ke pihak berwenang sebagaimana diberitakan Aljazeera, Kamis .Ia juga berencana meninjau ulang regulasi nasional terkait tindak pelecehan seksual.Baca juga: Sejumlah Kontestan Miss Universe Walk Out Setelah Miss Meksiko Disebut BodohRekaman kamera memperlihatkan insiden itu terjadi tanpa kehadiran langsung personel keamanan kepresidenan di sekitar lokasi.Pelaku akhirnya ditahan aparat tak lama setelah kejadian.“Yang terlintas di benak saya adalah jika saya saja tidak melaporkannya, bagaimana dengan perempuan lain di Meksiko? Jika ini bisa menimpa presiden, bayangkan apa yang dialami perempuan di negara ini setiap hari,” ujar Sheinbaum dalam konferensi pers, dikutip dari BBC, Rabu .Melalui unggahan di media sosial, Sheinbaum menegaskan, tindakan tersebut merupakan pengalaman yang kerap dialami perempuan, bukan hanya di Meksiko, tetapi juga di berbagai belahan dunia.Baca juga: Wali Kota di Meksiko Tewas Ditembak di Tengah Perayaan Hari Orang MatiMenurut laporan CNN, Kamis , Sheinbaum memaparkan, insiden itu terjadi saat ia memilih berjalan kaki dari Istana Nasional menuju Kementerian Pendidikan demi menghemat waktu.Perjalanan yang biasanya memakan 20 menit dengan mobil, diperkirakan hanya lima menit jika ditempuh dengan berjalan kaki.Dalam rekaman ponsel yang beredar, terlihat Sheinbaum tengah menyapa warga di jalan dekat Istana Nasional ketika seorang pria tiba-tiba muncul dari belakang dan mencoba melecehkannya.Refleks menjauh, Sheinbaum langsung dilindungi oleh salah satu anggota timnya.Baca juga: Bekerja di Tambang Emas Ilegal, Warga Meksiko Rela Tubuhnya Keracunan demi Dapat UangVideo insiden itu segera viral dan memicu kemarahan publik.Banyak warga menilai, kejadian tersebut menyoroti kembali buruknya keamanan bagi perempuan, termasuk figur publik perempuan.Kepolisian Mexico City memastikan, pelaku telah diamankan. Polisi juga menyampaikan bahwa penyelidikan awal mengaitkan pelaku dengan dugaan pelecehan terhadap dua perempuan lain pada hari yang sama.Baca juga: Kotoran Manusia Berusia 1.300 Tahun Ungkap Penyakit Usus pada Manusia Prasejarah di Meksiko


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-02-08 16:10