Dugaan Penipuan WO Ayu Puspita, Polres Jakut Olah TKP di Sejumlah Lokasi

2026-02-03 06:00:41
Dugaan Penipuan WO Ayu Puspita, Polres Jakut Olah TKP di Sejumlah Lokasi
JAKARTA, - Polres Metro Jakarta Utara melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di beberapa lokasi terkait dugaan penipuan oleh wedding organizer (WO) Ayu Puspita.Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara Kompol Onkoseno Grandiarso mengatakan, pemilik WO bernama Ayu Puspita dan seseorang berinisial D dibawa dari Polres Jakarta Utara ke beberapa titik tersebut."Iya, tadi bersama penyidik mau olah TKP," ujar dia saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa .Baca juga: Cerita Calon Pasutri: Bayar Rp 114 Juta ke WO Ayu Puspita, Pesta Kini Terancam BerantakanSaat ini, olah TKP masih berlangsung. Namun, polisi tidak menyebutkan di mana saja lokasi yang didatangi."Jadi, melakukan pengumpulan barang bukti untuk memenuhi unsur-unsur (yang diperlukan)," katanya saat menemui media pada Selasa.Sebelumnya, 87 orang melaporkan pemilik WO Ayu Puspita ke Polres Metro Jakarta Utara atas dugaan penipuan dan penggelapan biaya resepsi pernikahan.Polisi telah menangkap lima orang dari pihak WO dan menetapkannya menjadi tersangka.Laporan terus masuk sejak dugaan penipuan ini mencuat beberapa hari terakhir.“Yang laporan ke kami 87 orang yang terjadi di berbagai tempat. Kerugiannya masih kami kalkulasi,” ujar Seno saat dikonfirmasi, Senin .Pola dugaan penipuan yang dialami korban berkaitan dengan paket pernikahan yang yang dijanjikan pihak WO, tetapi tidak direalisasikan.Baca juga: Polisi Ungkap Motif Pemilik WO Ayu Puspita Lakukan Penipuan“Dia (WO) menawarkan paket pernikahan, pada kenyataannya dia tidak memenuhi ketentuan itu,” kata Onkoseno.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-02-03 05:17