Soal Merger BUMN Karya, Bos PTPP Ungkap Kabar Terbarunya

2026-01-16 10:45:08
Soal Merger BUMN Karya, Bos PTPP Ungkap Kabar Terbarunya
JAKARTA, - Rencana merger atau penggabungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya masih terus bergulir. Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk (PTPP), Novel Arsyad, memastikan proses konsolidasi tersebut tetap berjalan, meski membutuhkan waktu panjang karena melibatkan banyak aspek strategis dan koordinasi lintas pihak. Rencana merger BUMN karya terus dibahas atau dalam tahap koordinasi intensif. Prosesnya dilakukan baik masing-masing perseroan secara internal, maupun melalui pembahasan bersama antara perusahaan yang terlibat. Dalam pelaksanaannya, seluruh pihak rutin berkoordinasi dengan pemegang saham, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), serta para konsultan yang mendampingi. “Jadi rencana merger saat ini masih berjalan. Prosesnya baik dilakukan masing-masing BUMN karya yang terlibat, maupun secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama. Jadi kita berkoordinasi rutin dengan Danantara, kemudian konsultan-konsultan yang terlibat,” ujar Novel Arsyad saat konferensi pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Kamis . Baca juga: Merger BUMN Karya Batal Tahun Ini, Mundur ke 2026 Adapun perkembangan penggabungan sesuai dengan tahapan yang ditetapkan. Meski begitu, proses penyelesaiannya diperkirakan membutuhkan waktu lebih panjang, sehingga realisasinya diproyeksikan berlangsung pada 2026. Perkiraan waktu tersebut mempertimbangkan berbagai tahapan yang masih harus diselesaikan, serta kebutuhan untuk memastikan seluruh proses berjalan matang. “Progres sampai dengan saat ini masih sesuai dengan rencana. Namun perkiraan dan mungkin dari teman-teman media juga sudah mendengar, perkiraannya nanti akan berlangsung di 2026,” paparnya. PTPP sendiri direncanakan bergabung dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI). Proses merger tersebut diproyeksikan rampung pada 2026, mengingat banyak tahapan yang harus diselesaikan baik dari sisi internal maupun eksternal perusahaan. Dalam proses menuju merger tersebut, Novel memastikan perusahaan tetap fokus pada bisnis inti di sektor konstruksi, baik proyek bangunan, infrastruktur, maupun bidang IPC. “Sehingga ke depan itu yang kita lakukan lebih fokus ke bisnis konstruksi di area building, area infrastruktur, maupun IPC. Sehingga fokus kita ke sana dan bersamaan juga dengan proses dilakukannya merger nanti dengan partner yang sudah sampai dengan saat ini,” beber Novel. Baca juga: Wamen BUMN: Transisi Tiga BUMN Karya Jadi Agrinas Masih Dalam Proses Ia menambahkan, fokus bisnis PTPP tidak akan berubah meski rencana merger terus berjalan. Perusahaan tetap menyasar proyek-proyek strategis, baik yang bersumber dari BUMN maupun anggaran pemerintah. “Dan prospek bisnis juga tidak berubah dari awal. Kita juga fokus di area BUMN, area APBN dan juga tentunya masuk di area swasta,” imbuhnya. Terkait kesiapan perusahaan, Novel menyebut PTPP saat ini baru berada di kisaran 40-50 persen. Hal tersebut lantaran masih berlangsungnya berbagai kajian mendalam, mulai dari pangsa pasar, risiko bisnis, aspek legal, hingga kepatuhan terhadap regulasi pasar modal. “Karena apalagi kita kan perusahaan publik. Perusahaan publik tidak semudah itu juga. Kita harus ada report OJK, segala macam. Ini yang dilakukan di situ. Sehingga jangan sampai nanti sudah selesai, tapi tidak sempurna,” ujarnya. Ia menegaskan, potensi pergeseran waktu penyelesaian merger bukan disebabkan kendala serius, melainkan upaya memastikan seluruh proses berjalan matang dan sesuai aturan. “Jadi barangkali waktunya sedikit agak bergeser, tapi semuanya tuntas,” pungkas Novel.Baca juga: Garap Tiga Proyek IKN, PTPP Raih Kontrak Baru Senilai Rp 3,51 Triliun


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-16 10:10