- Bupati Kabupaten Bekasi Ade Kuswara Kunang menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat setelah dirinya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Permintaan maaf itu disampaikan Ade Kuswara sesaat setelah keluar dari Gedung KPK Merah Putih, Jakarta Selatan, Senin , sebelum ia dibawa menuju rumah tahanan."Saya menyampaikan, mohon maaf untuk masyarakat Kabupaten Bekasi atas hal yang sudah terjadi," kata Ade Kuswara singkat saat duduk di kursi tengah mobil tahanan.Ucapan tersebut menjadi pernyataan publik pertama Ade Kuswara setelah KPK menetapkannya sebagai tersangka dugaan suap terkait praktik ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.Baca juga: Bupati Bekasi Ade Kuswara Punya Harta Rp 79,16 Miliar, Termasuk 31 TanahSaat ditanya awak media mengenai pernyataannya untuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang sebelumnya sempat menyebut Ade Kuswara sebagai kepala daerah berprestasi, Ade memilih memberikan jawaban singkat."Semoga Pak Gubernur sehat selalu, begitu saja," ujarnya.Setelah itu, mobil tahanan yang membawa Ade Kuswara dan ayahnya langsung meninggalkan kompleks Gedung KPK.Baca juga: Profil Ade Kuswara, Juragan Tanah yang Jadi Bupati Bekasi di Usia 31 TahunACHMAD NASRUDIN YAHYA/ Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah) dan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (kanan) di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis .Menanggapi kasus tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan bahwa dirinya telah berulang kali mengingatkan Ade Kuswara agar menjalankan pemerintahan sesuai dengan prinsip kepatutan dan menjauhi praktik korupsi."Selama ini kalau saya bertemu dia selalu ngingetin, tidak boleh ada hal-hal yang bertentangan dengan prinsip-prinsip kepatutan," ujar Dedi kepada awak media di GBI Baranangsiang, Kota Bandung, Jumat malam.Dedi mengungkapkan, dalam setiap pertemuan, Ade Kuswara selalu meyakinkannya bahwa tidak ada praktik menyimpang yang dilakukan selama menjabat sebagai bupati."Saya selalu ngingetin sama dia. Dia selalu mengatakan, enggak ada, Pak," kata Dedi menirukan ucapan Ade Kuswara.Baca juga: Jadi Kades Sukadami, Ayah Bupati Bekasi Ikut Minta Jatah Proyek Tanpa Sepengetahuan Ade KuswaraNamun, Dedi menegaskan bahwa perkara hukum yang kini menjerat Bupati Bekasi berada di luar pengetahuannya."Tapi kalau sekarang terjadi ya di luar apa yang saya sampaikan selama ini pada Bupati," tegasnya.Dedi Mulyadi menilai kasus OTT KPK yang menjerat Ade Kuswara harus menjadi pengingat serius bagi seluruh kepala daerah di Jawa Barat agar konsisten menjalankan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.Baca juga: Setahun Menjabat, Bupati Bekasi Ade Kuswara Rutin Minta Ijon Proyek hingga Rp 9,5 Miliar
(prf/ega)
Ditahan KPK Usai Terjaring OTT, Ini Pesan Bupati Bekasi Ade Kuswara untuk Dedi Mulyadi
2026-01-12 04:00:44
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:25
| 2026-01-12 02:50










































