[POPULER GLOBAL] Penembak Bondi Beach Pernah Latihan Militer di Asia Tenggara | Rob Reiner Dibunuh Anaknya

2026-01-13 06:14:02
[POPULER GLOBAL] Penembak Bondi Beach Pernah Latihan Militer di Asia Tenggara | Rob Reiner Dibunuh Anaknya
- Sejumlah artikel kanal Global pada Selasa menarik pembaca.Informasi tentang pelaku penembakan Bondi Beach ternyata pernah ikut latihan militer di Asia Tenggara, menjadi artikel paling banyak dibaca sepanjang 24 jam terakhir.Pembaca juga tertarik dengan artikel tentang sutradara Hollywood Rob Reiner dibunuh anaknya sendiri, pahlawan Bondi Beach berisiko kehilangan lengan kirinya, drone CH-7 China terbang perdana, serta penembak Bondi Beach pernah diawasi intel pada 2019.Berikut beberapa artikel terpopuler kanal Tren pada Selasa hingga Rabu pagi.Baca juga: 2 WNI Terkonfirmasi Idap Lepra di Rumania, KBRI Pantau KetatDua pelaku penembakan di Bondi Beach, Sajid Akram dan putranya, Naveed Akram, disebut sempat melakukan perjalanan ke Filipina untuk mengikuti “pelatihan militer” sebulan sebelum serangan yang menewaskan 16 orang saat perayaan Hanukkah.Informasi ini dikonfirmasi oleh sumber-sumber keamanan yang mengetahui jalannya penyelidikan.Pengungkapan tersebut muncul setelah ABC melaporkan bahwa Naveed Akram (24) memiliki hubungan lama dengan sejumlah anggota jaringan ISIS.Baca selengkapnya di sini.Polisi Los Angeles menangkap Nick Reiner, anak sutradara kawakan Hollywood Rob Reiner, atas tuduhan pembunuhan setelah kedua orangtuanya ditemukan tewas di kediaman mereka di kawasan elite Brentwood, Los Angeles, Minggu .Rob Reiner (78) dan istri, Michele Singer Reiner (70), menjadi korban pembunuhan dengan luka tusuk serius di badan dan leher.Nick Reiner (32) ditangkap beberapa jam setelah jasad kedua orangtuanya ditemukan. Kepala Kepolisian Los Angeles, Jim McDonnell, menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan langsung setelah alarm rumah menyala.Baca selengkapnya di sini.Ahmed El Ahmed, warga sipil yang dengan berani menerjang dan melucuti senjata salah satu pelaku penembakan dalam perayaan Hanukkah di Bondi Beach, Australia, pada Minggu , mengatakan, ia tidak menyesali tindakannya meski kini harus menanggung luka tembak serius.Bahkan, Ahmed menegaskan ia akan melakukan hal yang sama jika situasi itu terulang.“Dia tidak menyesali apa yang dia lakukan. Dia mengatakan akan melakukannya lagi. Namun rasa sakit mulai benar-benar menggerogotinya,” kata Sam Issa, pengacara migrasi Ahmed, pada Senin malam.


(prf/ega)