Gencarkan Penertiban di Operasi Zebra, Kakorlantas Target Zero Balap Liar Saat Nataru

2026-01-13 16:59:51
Gencarkan Penertiban di Operasi Zebra, Kakorlantas Target Zero Balap Liar Saat Nataru
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho memberikan arahan khusus kepada jajarannya agar intensif melakukan pengawasan terhadap aksi balap liar di Operasi Zebra 2025. Irjen Agus berharap saat perayaan tahun baru nanti tidak ada balap liar di seluruh wilayah Indonesia.Sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, tujuan utama dari Operasi Zebra 2025 ini adalah menciptakan keselamatan jalan menjelang libur Natal dan Tahun Baru, dengan fokus utama pada edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum berbasis data.Awalnya, Irjen Agus mengatakan Operasi Zebra hari ketiga fokus kepada penertiban balap liar. Dia mengatakan penertiban balap liar berjalan sangat intensif di beberapa Polda. Total, ada 106 kegiatan penertiban dan 101 kendaraan roda dua diamankan."Polda Jawa Timur menjadi wilayah dengan kegiatan paling intensif yaitu 93 kegiatan, diikuti Polda Kalbar dan Polda Kalteng. Kendaraan tanpa nomor polisi menjadi temuan terbanyak dan menunjukkan pola penggunaan kendaraan ilegal dalam balap liar," kata Irjen Agus kepada wartawan, Kamis (20/11/2025).Irjen Agus memberikan arahan agar pola penindakan balap liar di hari ketiga diarahkan untuk memastikan tidak ada aktivitas balap liar menjelang Tahun Baru 2026. Irjen Agus menegaskan pentingnya patroli malam pada jam rawan, pemantauan media sosial, operasi gabungan dan pembinaan terhadap remaja yang terlibat."Penertiban balap liar pada H1-H3 menjadi fondasi awal untuk pengamanan periode akhir tahun," katanya.Irjen Agus juga mengungkapkan data kecelakaan di hari ketiga ini tercatat sebanyak 207 kasus, dengan 22 korban meninggal dunia, 43 korban luka berat dan 252 korban luka ringan. Adapun nilai kerugian material mencapai Rp 472.800.000.Kakorlantas menegaskan bahwa pemetaan kecelakaan dari H1 hingga H3 harus dilakukan secara menyeluruh. Sebab, data ini akan menjadi dasar penentuan prioritas pengamanan pada pekan kedua Operasi Zebra dan menjadi referensi penting dalam penyusunan rencana Operasi Lilin 2025.Terakhir, Irjen Agus mengajak masyarakat untuk tetap mendukung Operasi Zebra dengan mematuhi peraturan dan mengutamakan keselamatan saat berkendara. Dia memastikan Korlantas berkomitmen melaksanakan operasi secara profesional, humanis, dan konsisten.Tonton juga video "Kakorlantas Apresiasi Polda Jabar atas Penegakan ETLE yang Naik Signifikan"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-13 15:05