AKBP Oloan yang Tembak Remaja Tawuran Dimutasi Jadi Pamen Polda Sumut

2026-01-13 06:13:52
AKBP Oloan yang Tembak Remaja Tawuran Dimutasi Jadi Pamen Polda Sumut
MEDAN, - Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan yang tersandung kasus penembakan remaja tawuran hingga tewas di Kota Medan dimutasi.Hal itu tertuang dalam Surat Telegram nomor ST/2781/XII/KEP./2025 pada 15 Desember 2025."Iya benar," kata Kasubdit Penmas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani kepada Kompas.com melalui saluran telepon pada Sabtu .Kini, AKBP Oloan dipindahkan menjadi Pamen Polda Sumut. Posisinya digantikan AKBP Rosef Efendi yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Simeulue, Polda Aceh.Baca juga: Jawaban Irwasda Polda Sumut Terkait Kasus AKBP Oloan Tembak Mati Remaja TawuranPerlu diketahui, Kapolda Sumatera Utara Irjen Whisnu Hermawan Februanto pernah menonaktifkan AKBP Oloan sebagai Kapolres Pelabuhan Belawan. Oloan pun dipatsus di Mabes Polri.Hal itu karena, AKBP Oloan menembak dua remaja yang diduga terlibat tawuran. Yakni MS (15) yang berujung meninggal dunia dan B (17) menjalani perawatan intensif.Baca juga: Kapolres Belawan AKBP Oloan Segera Dinonaktifkan Usai Tembak Mati Remaja TawuranInsiden terjadi pada Minggu, 4 Mei 2025, saat AKBP Oloan mengemudi melewati Jalan Tol Belmera, Kecamatan Medan Belawan. Ia mengaku diserang sekelompok pemuda yang terlibat tawuran.Mulanya, AKBP Oloan memimpin siaga di posko antisipasi tawuran hingga pukul 02.00 WIB. Setelahnya, ia berkeliling memantau keamanan di wilayah lain.Saat melintasi Tol Belmera, mobil dinas Kapolres dikabarkan diadang oleh sekitar 10 pemuda yang menyerang menggunakan klewang dan melempar batu."Mereka sekitar 10 orang dan mengayunkan klewang ke mobil dinas Kapolres Pelabuhan Belawan. Selain itu, mobilnya juga terkena tiga lemparan batu," ungkap Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan.Setelah sempat melepaskan tiga tembakan peringatan, Oloan akhirnya mengambil keputusan diskresi dan menembak ke arah pelaku."Dia mengarahkan tembakan ke bagian kaki para pelaku. Namun, kondisi di lokasi kurang terang," ujar Ferry.Nahasnya, dua remaja tertembak. MS mengalami luka serius di bagian perut, sementara B terluka di tangan. MS meninggal dunia keesokan harinya setelah dirawat di RS Bhayangkara Medan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025 yang mengatur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang ditanggung pemerintah untuk kendaraan listrik tertentu.Namun, penghentian insentif diprediksi membuat penjualan BEV pada tahun depan melambat.“Tentu itu akan merubah penjualan mobil listrik, apalagi saat ini kondisi ekonomi kita masih menantang. Penggerak roda industri otomotif kan pada middle income class,” ujar Yannes saat ditemui belum lama ini.Meski begitu, Yannes menekankan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah.“Total segmentasi BEV kemungkinan akan melambat, tetapi pertumbuhan kelak akan digerakkan BEV rakitan lokal ya,” lanjutnya.Meski begitu, Yannes menilai pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah. Segmen hybrid electric vehicle (HEV) diperkirakan akan tumbuh, karena menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar tanpa kekhawatiran jarak tempuh.“Segmentasi HEV akan sangat subur, karena konsumen rasional akan memilih HEV sebagai safe haven. Efisiensi BBM ada, range anxiety nol,” ujar Yannes.Ia menambahkan, untuk menjaga momentum pertumbuhan kendaraan listrik, peran kelas menengah menjadi kunci.“PR kita pertama adalah menaikkan middle income class kita. Ekonomi tolong buktikan bisa tembus 5,4 persen tahun ini dan 6 persen di tahun depan,” kata Yannes.Baca juga: Mobil Listrik Indonesia: BYD Dominasi, Jaecoo dan Wuling Bersaing/Adityo Wisnu Mobil hybrid Rp 300 jutaan“Dan janji di 2029 tercapai, yaitu 8 persen. Itu baru kita bisa belanja dengan enak lagi,” tutupnya.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil berbasis baterai sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan signifikan.Dari Januari hingga November 2025, wholesales BEV telah mencapai 82.525 unit, naik 113 persen dibanding periode sama tahun lalu.Segmen PHEV juga mencatat lonjakan luar biasa, meningkat 3.217 persen menjadi 4.312 unit, sementara mobil hybrid mengalami pertumbuhan 6 persen, dari 53.986 unit pada periode sama tahun lalu menjadi 57.311 unit.

| 2026-01-13 04:57