Menakar Cuan Pasar Modal di Akhir Tahun, Masih Menarik untuk Investor?

2026-01-14 03:52:13
Menakar Cuan Pasar Modal di Akhir Tahun, Masih Menarik untuk Investor?
JAKARTA, - Pasar modal memasuki periode yang kerap membawa sentimen positif. IHSG mendekati akhir tahun dengan dua fenomena musiman, yaitu window dressing dan santa claus rally.Window dressing biasanya muncul pada pekan terakhir Desember. Fenomena ini sering terjadi ketika manajer investasi menata ulang portofolio jelang tutup buku.Santa claus rally umumnya berlangsung sejak pekan ketiga Desember hingga pekan pertama Januari. Kenaikan harga biasanya dipicu perilaku kolektif investor dan sentimen menjelang pergantian tahun.Baca juga: Bobby Nasution Dorong ASN Pemprov Sumut Jadi Investor Pasar ModalPengamat pasar modal sekaligus Guru Besar IPMI Institute, Roy Sembel, menilai periode Desember hingga Januari konsisten memberi imbal hasil tinggi bagi IHSG."Makannya ada return of end year effect, efek akhir tahun, biasanya Desember-Januari," ucap dia.Catatan Roy menunjukkan tren itu bertahan sejak 1984 hingga 2024. Periode tersebut juga dianggap memberi peluang bagi perusahaan yang ingin melakukan IPO."Bisa jadi window opportunity bagi IPO-IPO dan go public," ujar Roy.Ia mengingatkan investor tetap menilai fundamental perusahaan, termasuk proyeksi bisnis dan sumber pendapatan."Again, in summary, back to basic," ujar Roy.Baca juga: Grup Sampoerna Hengkang dari Pasar Modal RI, Akhiri Tiga Dekade Kiprah di BursaPengamat pasar modal Reydi Octa menilai momentum akhir tahun layak diperhatikan. Peluang kenaikan cukup besar jika melihat pola historis.Meski begitu, Reydi mengingatkan risiko FOMO yang kerap muncul saat reli berlangsung.“Investor dapat memanfaatkan dua momentum tersebut, terlebih secara historikal momentum tersebut probabilitasnya cukup tinggi untuk terjadi, yang terpenting investor jangan FOMO dan tetap fokus terhadap fundamental perusahaan,” kata Reydi kepada Kompas.com.Ia menyarankan pemilihan saham berdasarkan laporan keuangan yang menunjukkan peningkatan kinerja, bukan saham yang bergerak karena isu.Window dressing dan santa claus rally juga membawa risiko aksi ambil untung. Karena itu, investor perlu menjaga disiplin terhadap rencana transaksi agar tidak terjebak membeli di harga pucuk.“Kenapa jangan FOMO? karena window dressing atau santa claus rally juga diikuti oleh risiko momentum profit taking, posisi investor jangka pendek akan cenderung berada di pucuk,” ucap Reydi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Kamera belakang Honor 500 Pro juga lebih canggih, dengan konfigurasi kamera utama 200 MP, kamera ultrawide 12 MP, dan kamera telefoto 50 MP dengan zoom optis 3x.Sementara Honor 500 reguler dibekali kamera utama 200 MP dan kamera ultrawide 12 MP yang sama tapi tanpa kamera telefoto.Baca juga: Honor X6b Plus Meluncur, HP Tahan Banting Harga Rp 1 JutaanSelebihnya, spesifikasi Honor 500 dan Honor 500 Pro di China sama. Keduanya kompak dibekali layar AMOLED 6,55 inci dengan resolusi 1,5K (2.736 x 1.264 piksel), refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan hingga 6.000 nits.Layar Honor 500 series diklaim punya bezel yang tipis, sekitar 1,05 mm. Layar ini juga mendukung pemindai sidik jari di bawah layar. Layar keduanya memiliki punch hole yang menampung kamera depan 50 MP.Honor Honor 500 dan Honor 500 Pro kompak dibekali layar AMOLED 6,55 inci dengan resolusi 1,5K (2.736 x 1.264 piksel), refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan hingga 6.000 nits.Untuk software, Honor 500 dan 500 Pro menjalankan sistem operasi Android 16 dilapisi antarmuka MagicOS 10.0Kedua perangkat mendukung Honor Phantom Engine. Honor mengeklaim ini memungkinkan pengalaman main game-nya bakal terasa lebih smooth dan responsif. Pasalnya, ponsel disebut dapat mempertahankan 120fps stabil dalam game MOBA populer, dengan frame rate rendah 1 persen mencapai 118,4fps dan diklaim memiliki tingkat jitter 0,00 persen.Baca juga: Honor MagicPad 3 Pro Resmi, Tablet Flagship Pertama dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5Kedua ponsel flagship Honor ini ditopang baetai jumbo sebesar 8.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat (fast charging) 80 watt via kabel, 27 watt reverse wired charging, dan 50 wall nirkabel (varian Pro saja).

| 2026-01-14 03:06