Menteri PANRB Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tidak Hanya Belajar dari Buku, tapi Membangun Karakter SDM Indonesia ke Depan

2026-01-15 14:58:03
Menteri PANRB Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tidak Hanya Belajar dari Buku, tapi Membangun Karakter SDM Indonesia ke Depan
– Program Sekolah Rakyat dianalogikan sebagai jantung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Anak-anak dari keluarga pra-sejahtera tidak hanya diberi pendidikan dari buku pelajaran, tetapi juga kedisiplinan dan kebiasaan baik lainnya.Hal itu disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 Semarang, Rabu .“Sekolah Rakyat adalah jantung dari program Bapak Presiden (Prabowo Subianto) untuk meningkatkan kualitas SDM di Indonesia. Karena di sinilah fondasi manusia dibangun, di sinilah generasi penerus belajar tentang arti kerja keras, tanggung jawab, dan cinta kepada negeri,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu .Berdirinya Sekolah Rakyat di ibu kota Jawa Tengah (Jateng) ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan pihak swasta. Kementerian PANRB berkomitmen menjaga agar inisiatif ini memiliki tata kelola yang kuat dan berkelanjutan.Dengan demikian, Sekolah Rakyat bukan hanya menjadi program sementara, tetapi warisan bagi generasi selanjutnya.Baca juga: Sekolah Rakyat di Kalteng Baru Berjalan di Empat Daerah, Dinsos: Daerah Lain Masih Proses VerifikasiRini menegaskan, keberlanjutan Sekolah Rakyat membuktikan bahwa program tidak berhenti di meja rapat, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.Kepada para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 45, Rini berpesan tentang pentingnya memiliki mimpi. Para siswa tidak sendiri — ada guru, doa orangtua, dan negara yang terus berusaha hadir untuk memastikan semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk sukses.Rini juga menyampaikan terima kasih kepada para guru dan pengasuh karena telah menjadi “cahaya” bagi para siswa. Para guru tidak hanya mengajar, tetapi juga menguatkan karakter, empati, dan keberanian.DOK. Kementerian PANRB Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 Semarang, Rabu .Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 Semarang menjadi bukti bahwa ketika birokrasi bergerak bersama, hasilnya bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan kemanusiaan.“Kalian adalah alasan kami semua bekerja. Tidak ada yang kecil dari sebuah mimpi. Jangan pernah takut untuk bercita-cita tinggi, karena masa depan selalu berpihak kepada mereka yang mau berusaha,” ujar Rini.Baca juga: Mensos Tanggapi Penolakan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional: Jadi Presiden 30 Tahun Tentu Ada JasanyaPeninjauan tersebut juga dihadiri Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf. Ia mengungkapkan, tahun ini sekolah rakyat telah berdiri di 166 titik lokasi.Jumlah tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, mulai dari penyiapan dasar aturan, kelembagaan Sekolah Rakyat, pemenuhan kebutuhan guru, gedung sekolah dan asrama, serta kebutuhan lainnya.“Jadi saya berterima kasih kepada Ibu Menteri PANRB yang betul-betul mendukung dengan sungguh-sungguh sehingga kita bisa menyelenggarakan sekolah rakyat di 166 titik pada tahun ini (2025),” ujar Saifullah.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-15 13:51