Ucapan Francisco Rivera Usai Momen Kebangkitan Persebaya

2026-02-02 19:55:51
Ucapan Francisco Rivera Usai Momen Kebangkitan Persebaya
- Francisco Rivera kembali menegaskan perannya sebagai pemain sentral di Persebaya Surabaya.Bukan hanya melalui performa impresif di lapangan, gelandang kreatif asal Meksiko itu juga menunjukkan profesionalisme tinggi dalam menyikapi perubahan penting di tubuh Persebaya Surabaya.Salah satunya terkait kedatangan pelatih baru, Bernardo Tavares, yang dijadwalkan segera bergabung bersama tim.Persebaya Surabaya baru meraih kemenangan telak 4-0 dari Persijap Jepara pada laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu .Baca juga: Hasil Persebaya vs Persijap, Komentar Uston Nawawi Usai Bajul Ijo Akhiri PaceklikHasil tersebut menjadi titik balik penting setelah Persebaya sempat terpuruk tanpa kemenangan dalam lima laga terakhir di Super League.Di tengah euforia kemenangan, ia mengatakan bahwa fokus utama pemain adalah tetap bekerja keras, terlepas dari siapa pun sosok pelatih yang memimpin tim.“Kami adalah profesional, kami sangat bekerja keras sepanjang minggu ini. Kami tidak mengenal pelatihnya dan bekerja sangat keras, meskipun hujan atau panas, kami tetap memberikan 100 persen,” ujar pemain asal Meksiko itu.Ia juga menilai kemenangan atas Persijap sebagai hasil yang memang pantas diraih Persebaya setelah menunjukkan dominasi sepanjang laga.Baca juga: Keyakinan Uston Terhadap Tavares: Cocok dengan Karakter Persebaya“Kami sangat bahagia menang melawan Persijap karena pantas mendapatkan tiga poin,” imbuhnya.Dalam laga tersebut, Rivera kembali bermain sebagai pengatur ritme permainan Persebaya.Sang pemain mencatatkan satu gol dan satu assist, kontribusi yang mengantarkannya meraih penghargaan Pemain Terbaik.Meski mendapat pengakuan individu saat melawan Persijap, ia menolak mengklaim keberhasilan tersebut sebagai hasil kerja pribadi semata.“Ini salah satu pertandingan terbaik, mungkin karena saya memberi assist atau mencetak gol. Ini adalah penghargaan untuk seluruh tim, kami bekerja sangat keras,” kata pemain bernomor punggung 7 itu.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Pemain asing Persebaya Surabaya Francisco Rivera melepaskan tendangan saat laga tunda pekan ke-8 Super League 2025-2026 melawan Persijap Jepara yang berakhir dengan skor 4-0 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu sore.Ada momen unik setelah Rivera menerima penghargaan Pemain Terbaik laga.Sesuai regulasi kompetisi, pemenang penghargaan Pemain Terbaik berhak mendapatkan hadiah smartphone dari sponsor.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025 yang mengatur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang ditanggung pemerintah untuk kendaraan listrik tertentu.Namun, penghentian insentif diprediksi membuat penjualan BEV pada tahun depan melambat.“Tentu itu akan merubah penjualan mobil listrik, apalagi saat ini kondisi ekonomi kita masih menantang. Penggerak roda industri otomotif kan pada middle income class,” ujar Yannes saat ditemui belum lama ini.Meski begitu, Yannes menekankan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah.“Total segmentasi BEV kemungkinan akan melambat, tetapi pertumbuhan kelak akan digerakkan BEV rakitan lokal ya,” lanjutnya.Meski begitu, Yannes menilai pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah. Segmen hybrid electric vehicle (HEV) diperkirakan akan tumbuh, karena menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar tanpa kekhawatiran jarak tempuh.“Segmentasi HEV akan sangat subur, karena konsumen rasional akan memilih HEV sebagai safe haven. Efisiensi BBM ada, range anxiety nol,” ujar Yannes.Ia menambahkan, untuk menjaga momentum pertumbuhan kendaraan listrik, peran kelas menengah menjadi kunci.“PR kita pertama adalah menaikkan middle income class kita. Ekonomi tolong buktikan bisa tembus 5,4 persen tahun ini dan 6 persen di tahun depan,” kata Yannes.Baca juga: Mobil Listrik Indonesia: BYD Dominasi, Jaecoo dan Wuling Bersaing/Adityo Wisnu Mobil hybrid Rp 300 jutaan“Dan janji di 2029 tercapai, yaitu 8 persen. Itu baru kita bisa belanja dengan enak lagi,” tutupnya.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil berbasis baterai sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan signifikan.Dari Januari hingga November 2025, wholesales BEV telah mencapai 82.525 unit, naik 113 persen dibanding periode sama tahun lalu.Segmen PHEV juga mencatat lonjakan luar biasa, meningkat 3.217 persen menjadi 4.312 unit, sementara mobil hybrid mengalami pertumbuhan 6 persen, dari 53.986 unit pada periode sama tahun lalu menjadi 57.311 unit.

| 2026-02-02 18:56