Daftar Perang Paling Dahsyat Sepanjang 2025, Ada Dekat Indonesia

2026-02-03 14:27:52
Daftar Perang Paling Dahsyat Sepanjang 2025, Ada Dekat Indonesia
- Meski dorongan untuk perdamaian terus digaungkan, perang tetap pecah. Sepanjang 2025, dunia mengalami konflik mematikan yang merenggut ribuan jiwa.Tahun 2025 masih menjadi periode penuh gejolak dalam dinamika geopolitik global, ditandai pecahnya sejumlah perang dan konflik bersenjata di berbagai kawasan mulai dari Timur Tengah, Asia Selatan, hingga Eropa Timur.Berikut daftar perang dahsyat yang pecah sepanjang 2025 sebagaimana dilansir dari berbagai sumber.Baca juga: Perang Teknologi AS-China Memuncak, Washington Larang Drone DJI DijualPerang Iran-Israel pecah pada 13 Juni 2025 dan berlangsung selama. Pertempuran bermula ketika Israel melancarkan serangan udara sekaligus operasi-intelijen yang diberi sandi Operasi Rising Lion.Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kala itu mengatakan, serangan tersebut dimaksudkan untuk melumpuhkan senjata nuklir Iran.Serangan Israel tersebut juga menewaskan para perwira tinggi militer Iran dan sejumlah ilmuwan nuklir.Iran pun langsung membalas serangan Israel dengan serentetan serangan rudal.Setelah itu, kedua belah pihak saling jual-beli serangan selama lebih dari sepekan. Korban berjatuhan dari kedua belah pihak.AS melibatkan diri dalam perang dengan melancarkan serangan udara pada 22 Juni dini hari ke tiga situs nuklir Iran.Situasi semakin rumit, dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menyerang Iran lebih kuat jika tidak mau menyerah. Pada 24 Juni, Trump mengumumkan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk gencatan senjata yang kemudian dikonfirmasi oleh kedua belah pihak.Perang ini menewaskan 1.190 orang dan melukai lebih dari 4.000 orang di Iran. Selain itu, serangan Israel juga membunuh sejumlah tokoh penting Iran.Di sisi lain, serangan Iran menewaskan 28 orang dan menyebabkan 3.238 orang dirawat di rumah sakit karena luka-luka.Baca juga: Kamboja Minta Malaysia Jadi Juru Damai Lagi dalam Perang Lawan ThailandAFP/AAMIR QURESHI Jet tempur JF-17 Thunder Pakistan buatan China saat terbang dalam parade militer di Islamabad, 23 Maret 2018.Perang India-Pakistan yang terbaru pecah pada 7 Mei. Konflik ini berlangsung cukup singkat, kedua belah pihak sepakat berhenti melepaskan serangan pada 10 Mei.Pemicu krisis berawal dari serangan teroris 22 April di Pahalgam, Kashmir yang dikelola India, dan menewaskan 26 turis. India menuding ada peran Pakistan dan langsung meluncurkan serangan pada 7 Mei terhadap sembilan lokasi di Pakistan. Laporan menyebut India menggunakan amunisi artileri berpemandu presisi, munisi yang dijatuhkan drone, serta senjata jarak jauh termasuk rudal jelajah.Konflik juga berlangsung di udara, di mana Pakistan mengrklaim menembak jatuh sejumlah pesawat India. Beberapa jet tempur India dilaporkan jatuh.Perang juga melibatkan duel drone dan serangan jarak jauh. Pakistan disebut meluncurkan gelombang serangan drone.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-02-03 18:16